SMAN 2 Ciamis Gelar L2M XVI, Cetak Karakter Pelajar Tangguh

Pendidikan27 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – Kegiatan Lomba Lintas Medan (L2M) XVI kembali semarak digelar oleh SMAN 2 Ciamis pada Sabtu, 4 April 2026. Ajang tahunan yang diprakarsai oleh gerakan Pramuka sekolah ini menyasar peserta dari seluruh wilayah Priangan Timur, dengan tujuan utama membentuk karakter serta mengasah kemampuan berorganisasi para pelajar.

Mewakili Plt. Kepala SMAN 2 Ciamis Dadan Ramdan, S.Ag., M.Pd., Pembina Pramuka Aseptian Nugraha mengungkapkan bahwa L2M merupakan kegiatan rutin yang sempat vakum akibat pandemi Covid-19. Kini, kegiatan tersebut resmi bangkit kembali sebagai penanda geliat kepramukaan di sekolah.

“Ini memang agenda tetap Pramuka kami setiap tahun. Setelah sempat berhenti karena pandemi, alhamdulillah kini bisa berjalan lagi,” tuturnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, L2M dirancang sebagai wahana pembentukan kemandirian dan kemampuan manajerial siswa dalam mengelola sebuah kegiatan berskala besar. Sekaligus, ajang ini berfungsi sebagai media promosi SMAN 2 Ciamis kepada siswa SMP dan MTs, serta membuka peluang bagi para pelaku UMKM lokal di sekitar Ciamis untuk berpartisipasi.

Tahun ini, antusiasme peserta terbilang tinggi. Kategori penegak diikuti 33 regu beranggotakan masing-masing lima orang, sementara kategori penggalang diikuti 16 regu. Para peserta datang dari berbagai penjuru, mulai dari Banjarsari, Banjar, Sukadana, hingga Panawangan.

BACA JUGA:  Ponpes Miftahul Ridwan Ciamis Siapkan Generasi Mandiri dan Berakhlak

Dari sisi penilaian, panitia menyiapkan sejumlah kategori penghargaan, antara lain juara umum, juara utama, madya, purwa, serta penghargaan khusus untuk yel-yel terbaik dan tim favorit. Keamanan peserta pun tak luput dari perhatian—panitia menggandeng PMI untuk dukungan kesehatan dan berkoordinasi dengan Kwartir Cabang dalam pengelolaan risiko lapangan.

“Aspek keamanan sudah kami siapkan matang, termasuk koordinasi dengan PMI dan tim manajemen risiko Kwarcab,” jelas Aseptian.

Rute yang ditempuh peserta membentang dari lingkungan sekolah menuju Cikuraja, Nagrak, Pasir Peteuy, Lapang Pawindan, lalu berputar kembali melalui perbatasan Pawindan dan Linggasari.

Aseptian mengakui, salah satu kendala terbesar tahun ini adalah minimnya pengalaman panitia dari kalangan siswa, mengingat kegiatan sempat terhenti cukup lama. Untuk itu, para pembina memberikan pendampingan intensif di setiap tahap persiapan.

Ke depan, pihak sekolah memiliki ambisi untuk memperluas jangkauan L2M. Meski saat ini masih difokuskan di kawasan Priangan Timur, visi jangka panjangnya adalah mengembalikan kompetisi ini ke level Jawa Barat, bahkan Jawa Tengah seperti di masa lampau.

BACA JUGA:  Tanjakan Berlubang di Sukadana Ciamis Makan Korban

“Mudah-mudahan ke depan bisa kembali ke tingkat Jawa Barat,” harap Aseptian.

Prestasi Pramuka SMAN 2 Ciamis sendiri terus menunjukkan tren positif. Setiap tahun, sejumlah anggotanya berhasil menyandang predikat Pramuka Garuda dan diterima di perguruan tinggi negeri bergengsi, termasuk Institut Pertanian Bogor (IPB). (PUTRI)