BAZNAS Ciamis Dinilai Berhasil, Kini Dituntut Pertahankan dan Tingkatkan Prestasi

Daerah43 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Anwar Solahudin, S.Ag., M.M., menegaskan proses pengangkatan dan penetapan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis periode 2026–2031 telah dilaksanakan sesuai aturan dan regulasi yang berlaku.

Hal tersebut disampaikannya usai pelantikan Drs. H. Lili Miftah, MBA sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis bersama empat wakil ketua di Gedung Islamic Center Ciamis, Senin (22/6/2026).

Empat wakil ketua yang turut dilantik yakni Dr. H. Wasdi, M.Si. sebagai Wakil Ketua I, Drs. H. Syarief Hidayat, M.Si. sebagai Wakil Ketua II, H. Didin Sa’adudin AF, S.Ag., M.Si. sebagai Wakil Ketua III, dan Fuad Farhani, S.S. sebagai Wakil Ketua IV.

Menurut Anwar, proses pembentukan pimpinan BAZNAS diawali dengan tahapan seleksi dan verifikasi faktual yang dilakukan oleh BAZNAS RI. Setelah memperoleh pertimbangan dari BAZNAS RI, kepala daerah menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan calon pimpinan BAZNAS.

Selanjutnya, para calon pimpinan melaksanakan rapat pleno untuk menentukan Ketua dan Wakil Ketua I hingga Wakil Ketua IV. Rapat tersebut dilaksanakan melalui musyawarah mufakat atau mekanisme suara terbanyak apabila diperlukan. Hasil pleno kemudian dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar penerbitan SK penetapan pimpinan oleh kepala daerah.

“Proses tahapan pengangkatan pimpinan BAZNAS ini mengikuti aturan dan regulasi yang berlaku. Jadi seluruh mekanismenya dilaksanakan sesuai prosedur yang telah ditentukan, mulai dari verifikasi faktual, pengangkatan, pleno penetapan hingga pelantikan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Daya Beli Melemah, Penjualan Hewan Kurban di Tasikmalaya Turun Drastis

Ia menjelaskan, rapat pleno dipimpin oleh unsur pemerintah daerah dan melibatkan pihak terkait sesuai ketentuan yang berlaku. Setelah SK penetapan diterbitkan, pimpinan yang telah ditetapkan kemudian dilantik secara resmi oleh kepala daerah.

Anwar berharap kepengurusan baru BAZNAS Ciamis mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus meningkatkan capaian yang sudah diraih pada periode sebelumnya.

“Harapannya tentu lebih baik dari periode sebelumnya. Hari ini harus lebih baik dari kemarin dan besok harus lebih baik dari hari ini. Mudah-mudahan kepengurusan BAZNAS periode 2026–2031 mampu membawa kemajuan yang lebih besar,” katanya.

Ia menilai perkembangan BAZNAS Ciamis selama beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang positif. Penghimpunan zakat, infak, dan sedekah terus mengalami peningkatan dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program sosial, keagamaan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi.

Menurut Anwar, dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan gerakan zakat juga terus dilakukan, salah satunya melalui sosialisasi kepada masyarakat agar kesadaran berzakat, berinfak, dan bersedekah semakin meningkat.

“Gerakan zakat ini tidak hanya menyasar ASN, tetapi juga masyarakat luas, termasuk para pengusaha dan kalangan yang telah memenuhi nisab. Semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi, semakin besar manfaat yang bisa dirasakan oleh umat,” ujarnya.

BACA JUGA:  SDN 1 Cijeungjing Hadirkan Gentramasekdas Fair, Perkuat Karakter dan Kreativitas Siswa

Wakil Ketua Bidang Penghimpunan BAZNAS Jawa Barat, Dr. H. Ijang Faisal, S.Ag., M.Si., turut menyampaikan ucapan selamat kepada Drs. H. Lili Miftah, MBA yang kembali dipercaya memimpin BAZNAS Kabupaten Ciamis untuk periode 2026–2031.

Ia menyebutkan, pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses seleksi dan uji kompetensi yang telah dilakukan sebelumnya hingga ditetapkan melalui Surat Keputusan resmi.

“Ini merupakan hasil dari proses seleksi dan uji kompetensi. Setelah ditetapkan, hari ini dilakukan pelantikan secara resmi,” ujarnya.

Menurut Ijang, BAZNAS Ciamis saat ini telah menjadi salah satu lembaga pengelola zakat yang menjadi rujukan di Jawa Barat bahkan nasional, berkat berbagai inovasi dan capaian yang telah diraih.

Namun demikian, ia menilai tantangan ke depan justru semakin besar, terutama dalam menjaga sekaligus meningkatkan capaian yang sudah ada.

“Karena sudah berada di posisi yang baik, tantangan ke depan adalah bagaimana mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi tersebut,” katanya.

Ia juga menyoroti potensi besar penghimpunan zakat dari masyarakat Ciamis yang berada di luar daerah, yang dinilai belum sepenuhnya tergarap optimal.

“Banyak masyarakat Ciamis di perantauan yang memiliki kemampuan ekonomi baik, ini menjadi potensi besar yang perlu digarap lebih serius,” jelasnya.

Ijang turut mengapresiasi berbagai inovasi BAZNAS Ciamis seperti penguatan UPZ desa, digitalisasi layanan, program kenclengisasi, hingga bantuan rumah tidak layak huni yang dinilai memberi dampak langsung bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Satpol PP Ciamis Intensifkan Sosialisasi Penataan PKL di Kawasan Perkotaan

“Program-program tersebut menunjukkan bahwa BAZNAS Ciamis memiliki inovasi yang baik dan sudah memberi manfaat nyata,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan untuk dijadikan kompetisi, melainkan sebagai bagian dari semangat berlomba dalam kebaikan.

“Ini bukan kompetisi, tetapi fastabiqul khairat. Yang baik harus menjadi contoh bagi daerah lain,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Ciamis, Lili Miftah, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang kembali diberikan kepadanya. Ia berkomitmen melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus memperkuat pengelolaan zakat di periode kedua kepemimpinannya.

Pada periode ini, BAZNAS Ciamis akan fokus pada penguatan basis data muzaki, terutama masyarakat mampu di setiap desa, guna mengoptimalkan potensi penghimpunan zakat.

Selain itu, penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) serta peningkatan program pemberdayaan ekonomi umat juga menjadi prioritas, termasuk pengembangan infak produktif bagi pelaku UMKM melalui skema pembiayaan tanpa bunga.

“Kami akan memperkuat basis data, meningkatkan penghimpunan, serta mengembangkan program pemberdayaan ekonomi agar manfaat zakat semakin luas,” ungkapnya.

Ia menegaskan seluruh program BAZNAS Ciamis dijalankan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan syariah serta regulasi yang berlaku.

“Semua kami jalankan secara profesional dan sesuai aturan. Prinsipnya adalah amanah dan memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk umat,” pungkasnya. (Putri)