Anggaran Pembayaran Listrik PJU Kota Tasikmalaya Capai Puluhan Miliar Rupiah

Daerah91 Dilihat

KOTA TASIK, AMNN.CO.ID – Pengeluaran listrik untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Tasikmalaya setiap tahunnya menyedot anggaran cukup besar. Pemerintah Kota Tasikmalaya tercatat harus menyiapkan dana sekitar Rp2,55 miliar setiap bulan guna membayar rekening listrik kepada PT PLN (Persero).

Dalam setahun, total kebutuhan anggaran tersebut mencapai kurang lebih Rp30,6 miliar.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, A. Jamaludin, menjelaskan bahwa beban biaya tersebut sebanding dengan jumlah titik lampu jalan yang kini mencapai sekitar 12 ribu unit dan tersebar di seluruh wilayah kota.

“Setiap bulan anggaran yang dikeluarkan kurang lebih Rp2,55 miliar untuk seluruh titik PJU,” katanya.

Ia memaparkan, sebagian besar lampu jalan yang terpasang masih menggunakan jenis konvensional. Proporsinya sekitar 70 persen lampu lama dan 30 persen telah beralih ke teknologi LED yang lebih hemat energi.

Pemerintah daerah kini mulai menerapkan kebijakan meterisasi pada setiap pemasangan baru. Dengan sistem ini, tiap titik lampu dilengkapi alat ukur tersendiri agar konsumsi listrik dapat tercatat secara pasti.

“Targetnya pada 2026 seluruh PJU sudah meterisasi. Untuk pemasangan baru sekarang sudah langsung menggunakan sistem tersebut,” ujarnya.

Adapun proses penggantian lampu lama ke LED dilakukan bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah. Lampu yang rusak lebih diutamakan untuk diganti, sementara yang masih berfungsi tetap digunakan hingga waktunya tiba.

Menurut Jamaludin, penggunaan LED secara menyeluruh dapat memangkas pengeluaran listrik secara signifikan. Efisiensi diperkirakan bisa mencapai 70 hingga 75 persen dibandingkan lampu konvensional.

“Kalau semua sudah LED, potensi penghematan bisa mendekati Rp10 miliar per tahun,” ungkapnya.

Ia mencontohkan, lampu konvensional dengan daya 200 watt dapat digantikan LED berdaya sekitar 100 watt atau lebih rendah, sehingga konsumsi energi lebih efisien. Rata-rata biaya listrik LED sekitar Rp60 ribu per titik per bulan, sedangkan lampu lama bisa lebih besar, terutama pada daya 200 hingga 400 watt.

Selain mengandalkan pasokan listrik dari PLN, Pemkot Tasikmalaya juga mengoperasikan PJU berbasis tenaga surya. Jumlahnya saat ini sekitar 685 unit yang berasal dari pengadaan daerah dan bantuan pemerintah provinsi, termasuk pemasangan di kawasan Cibeureum Lanud pada 2024. (Put)