Gerak Jalan Sehat HAB ke-80 Kanwil Kemenag Jabar di Tasikmalaya Jadi Simbol Kerukunan Umat Beragama

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Kemenag Jawa Barat dalam memperkuat toleransi dan kebersamaan

Daerah58 Dilihat

KOTA TASIK, AMNN.CO.ID – Ribuan warga lintas agama dari berbagai daerah di Jawa Barat memadati Kompleks Dadaha, Kota Tasikmalaya, Sabtu (20/12/2025), untuk mengikuti Gerak Jalan Sehat Harmoni Beragama yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Barat dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama.

Kegiatan yang diikuti sekitar 15.000 peserta tersebut menjadi salah satu agenda utama peringatan HAB ke-80 Kemenag Jawa Barat. Selain mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, gerak jalan ini juga menjadi simbol nyata penguatan kerukunan dan toleransi antarumat beragama.

Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., mengatakan bahwa peringatan HAB ke-80 Kemenag tahun ini sengaja dipusatkan di sejumlah daerah, di antaranya Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

“Makna Hari Amal Bakti ini adalah bagaimana Kementerian Agama benar-benar hadir di tengah masyarakat. Di Tasikmalaya, rangkaian kegiatan kita awali dengan kegiatan sosial, olahraga, paduan suara, hingga malam seni budaya berupa pagelaran wayang golek,” ujar Dudu Rohman.

Menurutnya, pagelaran seni budaya tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi untuk mengenalkan kembali budaya Sunda kepada masyarakat, khususnya wayang golek yang sarat dengan nilai-nilai moral dan pendidikan.

Ia menjelaskan, Gerak Jalan Sehat Harmoni Beragama merupakan simbol kebersamaan dan kerukunan umat beragama. Kegiatan ini diikuti oleh tokoh dan umat dari berbagai agama, mulai dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, hingga Konghucu.

“Gerak jalan harmoni ini melambangkan semangat kebersamaan. Kita harus sehat, bergerak, dan cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ini juga menjadi pesan bahwa Jawa Barat bukan daerah intoleran, justru Jawa Barat adalah provinsi yang menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan umat beragama,” tegasnya.

Selain memperkuat pesan toleransi, pemusatan kegiatan di Kota Tasikmalaya juga diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi lokal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Rangkaian peringatan HAB ke-80 Kemenag Jawa Barat selanjutnya akan ditutup dengan Sholawat Kebangsaan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Galuh, Kabupaten Ciamis.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menyiapkan berbagai doorprize menarik sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, di antaranya tiga paket hadiah umrah, satu unit sepeda motor matik, tiga sepeda listrik, dua sepeda gunung, serta kulkas, dispenser, dan hadiah menarik lainnya. Seluruh hadiah tersebut berasal dari dukungan keluarga besar Kementerian Agama dan terbuka bagi masyarakat umum, tidak terbatas untuk aparatur sipil negara (ASN).

Selain gerak jalan, peringatan HAB ke-80 juga diramaikan dengan berbagai kegiatan olahraga seperti bulu tangkis, tenis meja, serta penampilan paduan suara.

Melalui momentum HAB ke-80 ini, Kanwil Kemenag Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan pelayanan yang berdampak nyata, sejalan dengan pesan Menteri Agama dalam mewujudkan kerukunan umat beragama, keharmonisan kehidupan beragama, serta kepedulian terhadap lingkungan.

“Kita diajak untuk mencintai Tuhan, sesama manusia, dan alam. Lingkungan harus dijaga, salah satunya dengan menanam pohon di sekitar rumah maupun lahan yang tidak terpakai, agar terhindar dari bencana seperti banjir dan longsor,” pungkas Dudu Rohman. (Putrie)