Pentas PAI Kecamatan Ciamis Libatkan Lebih dari 300 Peserta

Pendidikan21 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – Kegiatan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tingkat Kecamatan Ciamis digelar di SDN 1 Cigembor dengan melibatkan ratusan siswa sekolah dasar. Ajang ini menjadi tahapan awal dalam proses seleksi menuju kompetisi tingkat kabupaten hingga provinsi.

Ketua panitia, Saripudin, mengungkapkan bahwa masing-masing sekolah mengirimkan delapan perwakilan untuk berlaga di delapan cabang yang dipertandingkan. Secara keseluruhan, peserta yang ambil bagian diperkirakan lebih dari 300 siswa dari berbagai sekolah di wilayah tersebut.

Menurutnya, Pentas PAI merupakan agenda tahunan yang tidak hanya bersifat kompetisi, tetapi juga sebagai sarana evaluasi terhadap proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah.

“Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengukur sejauh mana materi PAI yang disampaikan guru dapat dipahami dan diaplikasikan oleh siswa. Dari sini akan disaring peserta terbaik untuk mewakili kecamatan ke tingkat berikutnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, cabang lomba yang digelar meliputi dai cilik, lomba cerdas cermat, MTQ, MHQ, kaligrafi, qasidah, praktik salat, serta adzan. Seluruh peserta akan melalui tahapan seleksi ketat untuk menentukan wakil terbaik.

Saripudin menyebutkan, selama ini cabang pidato atau dai cilik kerap menjadi unggulan dari Ciamis. Meski demikian, pihaknya tetap menunggu hasil seleksi tahun ini untuk melihat potensi terbaik di masing-masing cabang.

“Kami berharap Kecamatan Ciamis bisa meraih hasil maksimal di tingkat kabupaten, bahkan berpeluang menjadi juara umum,” katanya.

Pelaksanaan Pentas PAI berlangsung selama dua hari. Setelah itu, peserta yang lolos akan mendapatkan pembinaan intensif sebelum berlaga di tingkat Kabupaten Ciamis yang direncanakan digelar pada 2 Mei 2026.

Peserta yang mengikuti lomba umumnya berasal dari siswa kelas IV dan V, mengingat siswa kelas VI tengah mempersiapkan diri menghadapi ujian akhir.

Di sisi lain, Ketua K3S Kecamatan Ciamis, H. Bini, menekankan pentingnya pembaruan dan inovasi dalam setiap pelaksanaan kegiatan agar mampu meningkatkan prestasi.

“Perlu ada inovasi berkelanjutan supaya hasil yang dicapai lebih baik. Harapannya, Ciamis bisa melangkah hingga ke tingkat provinsi,” ujarnya.

Ia memastikan, seluruh rangkaian kegiatan telah mengacu pada petunjuk teknis dari tingkat provinsi, baik dari segi materi lomba maupun sistem penilaian.

Menurutnya, keterbatasan waktu pembelajaran PAI di sekolah menjadi salah satu tantangan dalam pembinaan siswa. Untuk mengatasinya, sejumlah sekolah menjalin kerja sama dengan pihak luar yang memiliki keahlian khusus.

“Untuk cabang tertentu seperti qasidah dan adzan, memang membutuhkan kemampuan teknis yang tidak semua guru miliki. Karena itu, kolaborasi dengan pelatih atau praktisi menjadi solusi,” jelasnya.

Sebanyak 40 sekolah di Kecamatan Ciamis turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Melalui sinergi antara guru dan tenaga ahli, diharapkan prestasi siswa dapat meningkat dan mampu bersaing di tingkat kabupaten.

“Pentas ini bukan sekadar lomba, tetapi juga refleksi kualitas pembelajaran di sekolah. Harapannya, mutu pendidikan agama Islam di Ciamis semakin baik,” tutupnya. (Putri)