Prestasi Membanggakan, Siswi MI Ciamis Juara di Turnamen JSSL Singapore

Pendidikan3 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kabupaten Ciamis di ajang internasional. Suci Nurani, siswi kelas 3B Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Sindangtawang, Kecamatan Banjarsari, sukses meraih gelar juara dalam turnamen sepak bola usia dini di Singapura.

Bergabung bersama tim PERSIB Putri U-12, Suci berhasil membawa timnya meraih predikat G12 Plate Champion pada ajang JSSL Singapore Professional Academy 7s. Sebelumnya, ia juga telah mencatatkan prestasi sebagai Juara 1 PERSIB Putri U-12, menegaskan konsistensinya sebagai atlet muda potensial.

Turnamen JSSL Singapore sendiri merupakan salah satu kompetisi sepak bola remaja terbesar di kawasan Asia yang diikuti berbagai akademi dari sejumlah negara. Keikutsertaan hingga meraih gelar juara menjadi bukti bahwa kemampuan Suci mampu bersaing di tingkat global, meskipun masih berusia sekolah dasar.

Kepercayaan membela klub besar seperti PERSIB Putri menjadi indikator kualitas yang dimiliki Suci. Di usia yang masih sangat muda, ia dinilai telah memiliki kemampuan teknik, mental bertanding, serta kedisiplinan yang baik.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, H. Jajang Jamaludin, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi yang diraih Suci menjadi kebanggaan sekaligus inspirasi bagi siswa madrasah lainnya.

“Capaian ini patut diapresiasi karena dapat memotivasi peserta didik lain agar terus mengembangkan potensi yang dimiliki. Peran guru, pembimbing, dan pihak madrasah sangat penting dalam mendukung keberhasilan tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kementerian Agama Kabupaten Ciamis berencana memberikan penghargaan sebagai bentuk dukungan terhadap siswa berprestasi, terutama yang mampu menorehkan prestasi hingga tingkat internasional.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari proses pembinaan yang berkelanjutan, mulai dari latihan intensif, pendampingan, hingga kebijakan madrasah dalam memberikan ruang pengembangan bakat siswa.

Selain itu, pihaknya terus mendorong madrasah untuk aktif mengikuti berbagai ajang kompetisi sebagai bagian dari strategi peningkatan prestasi. Pada tahun ini, target partisipasi kejuaraan ditetapkan minimal 50 ajang tingkat kabupaten untuk setiap jenjang pendidikan.

“Langkah ini diharapkan mampu memacu semangat berprestasi peserta didik di lingkungan madrasah,” katanya.

Di akhir pernyataannya, ia berharap Suci Nurani dapat terus mengasah kemampuan dan menjaga semangat berlatih, dengan dukungan dari orang tua, pelatih, guru, serta pihak madrasah.

Prestasi yang diraih Suci menjadi bukti bahwa siswa madrasah memiliki peluang besar untuk bersaing di tingkat internasional sekaligus mengharumkan nama daerah. (Putri)