Menteri ATR/BPN Tekankan Pentingnya Alutsista untuk Jaga Keamanan Negara

Nasional57 Dilihat

JAKARTA, AMNN.CO.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan bahwa kemampuan menciptakan rasa aman bagi masyarakat merupakan salah satu indikator utama negara besar. Hal itu ia sampaikan dalam tausiah saat acara buka puasa bersama Kepala Staf Angkatan Laut di Wisma Elang Laut, Jakarta, Selasa (24/02/2026).

Menurut Nusron, terdapat tiga penanda utama negara besar, yakni kebebasan beribadah, terbebas dari kelaparan, dan terjaminnya rasa aman. Ia menilai, aspek terakhir sangat berkaitan dengan kekuatan pertahanan negara, khususnya peran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).

“Kalau kita bicara menciptakan rasa aman sehingga masyarakat terbebas dari ketakutan, maka dibutuhkan tentara yang kuat dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang canggih,” ujar Nusron dalam tausiahnya.

Ia menambahkan, penguatan alutsista tidak hanya berkaitan dengan pengadaan, tetapi juga perawatan serta dukungan sistem, termasuk ketahanan energi. Menurutnya, penguatan infrastruktur pertahanan perlu didukung kebijakan anggaran yang memadai.

“Perlu perawatan yang teliti dan belanja alutsista yang kuat. Jangan pelit dalam menganggarkan kebutuhan ini, karena menjaga masyarakat dari rasa takut membutuhkan aparat yang kuat,” tegasnya.

BACA JUGA:  Menteri ATR/BPN Gelar Rakor dengan Kepala Daerah Sulsel, Bahas Penyelesaian Beragam Isu Pertanahan

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri ATR/BPN dalam kegiatan tersebut. Ia menilai, momentum buka puasa bersama tidak hanya memperkuat nilai spiritual, tetapi juga mempererat sinergi kelembagaan.

Menurut Muhammad Ali, kerja sama dengan ATR/BPN selama ini telah membantu pengelolaan aset tanah milik TNI AL, sehingga mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara.

“Semoga ini semakin merekatkan sinergi antara ATR/BPN dan TNI AL, terutama terkait pengelolaan aset lahan, sehingga Angkatan Laut memiliki fondasi yang kuat dalam menjalankan tugas negara,” ujarnya.

Acara buka puasa bersama tersebut turut dihadiri Wakil KSAL Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma beserta jajaran pejabat utama TNI AL. Kegiatan juga diikuti jemaah dari Pondok Pesantren Tarbiyatusshibyan, Bogor.

Rangkaian acara diawali dengan pemberian santunan kepada para santri, dilanjutkan tausiah oleh Menteri Nusron. Setelah azan magrib berkumandang, para tamu undangan melaksanakan buka puasa bersama dan salat magrib berjemaah.