Menteri ATR/BPN Ajak Nahdlatul Wathan Bersinergi

- Penulis Berita

Senin, 5 Mei 2025 - 06:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Mataram, AMNN.co.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak organisasi kemasyarakatan Nahdlatul Wathan (NW) untuk bersinergi dalam mengurangi ketimpangan penguasaan tanah dan mendorong pembangunan yang berkeadilan di Indonesia.

Ajakan tersebut disampaikan dalam Peringatan Hari Jadi ke-72 Nahdlatul Wathan yang digelar di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (1/5/2025).

“Kami siap bekerja sama dengan Nahdlatul Wathan, sebagaimana kami telah bermitra dengan PBNU, Muhammadiyah, Persis, dan MUI. Indonesia ini besar dan mayoritas penduduknya adalah umat Islam, termasuk Nahdlatul Wathan. Tidak boleh ada yang tertinggal dalam gerbong pembangunan,” ujar Nusron.

Dalam acara tersebut, Nusron turut menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi NTB dan Nahdlatul Wathan di bidang ketahanan pangan.

Ia menyambut baik kerja sama tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap upaya meningkatkan kemandirian pangan masyarakat NTB.

Sebagai langkah konkret, Menteri Nusron menginstruksikan jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi NTB untuk mengidentifikasi tanah negara yang telantar serta Hak Guna Usaha (HGU) yang masa izinnya telah berakhir.

BACA JUGA:  Menteri Nusron Wahid Ditunjuk sebagai Wakil Ketua Satgas Hilirisasi Energi Nasional

Tanah-tanah tersebut, kata dia, dapat didistribusikan kepada warga Nahdlatul Wathan yang siap mengelolanya guna mendukung ketahanan pangan dan pemerataan ekonomi.

“Kami menyambut gembira kolaborasi ini. Ini penting agar perjuangan untuk keadilan ekonomi bisa dirasakan masyarakat luas, termasuk warga Nahdlatul Wathan,” tuturnya.

Nusron juga menyoroti ketimpangan struktural dalam penguasaan tanah di Indonesia. Dari total 170 juta hektare luas daratan Indonesia, sekitar 70 juta hektare merupakan kawasan non-hutan. Namun, 46 persen atau sekitar 30 juta hektare lahan non-hutan tersebut dikuasai oleh sekitar 60 keluarga besar pemilik korporasi.

“Petani kecil di NTB, termasuk warga Nahdlatul Wathan, untuk mendapatkan satu atau dua hektare saja bisa menghadapi konflik. Sementara ada satu keluarga yang menguasai hingga 1,8 juta hektare. Ini ketimpangan struktural,” tegasnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Nusron menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menugaskannya untuk menata ulang sistem pembagian dan pengelolaan tanah, termasuk HGU dan Hak Guna Bangunan (HGB), dengan prinsip keadilan, pemerataan, dan keberlanjutan ekonomi.

BACA JUGA:  Menteri ATR Targetkan 95 Persen Tanah Wakaf Bersertipikat pada 2028

“Yang sudah menguasai tanah luas, jangan ditambah. Yang kecil kita bantu berkembang. Yang belum punya, kita carikan tanah. Itulah konsep keadilan yang kami perjuangkan,” tandasnya.

Di akhir sambutannya, Nusron menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Nahdlatul Wathan dan mengapresiasi kontribusi organisasi tersebut dalam bidang pendidikan dan dakwah Islam.

Ia menilai semangat perjuangan Nahdlatul Wathan sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW.

Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan TGKH Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi NTB Lutfi Zakaria (PUTRI)

Beri Komentar

Berita Terkait

Kementerian ATR/BPN Borong Dua Penghargaan di Baznas Award 2025
Wamen ATR/BPN Lantik Dosen Lektor STPN, Dorong Transformasi Ilmu Pertanahan
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tegaskan Transformasi Layanan Pertanahan
Dirjen ATR/BPN Dorong Percepatan RDTR AeroCity Banjarbaru untuk Kepastian Investasi
Menteri Nusron: Sawah Tidak Boleh Dialihfungsikan demi Jaga Ketahanan Pangan
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dorong Transformasi Layanan Pertanahan
ATR/BPN Pastikan Sertipikasi Tanah Transmigrasi untuk Dukung Reforma Agraria
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid: Sertipikasi Tanah Wajib Didukung Pemda dan Desa

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 01:45

Kementerian ATR/BPN Borong Dua Penghargaan di Baznas Award 2025

Kamis, 28 Agustus 2025 - 15:06

Wamen ATR/BPN Lantik Dosen Lektor STPN, Dorong Transformasi Ilmu Pertanahan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:55

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tegaskan Transformasi Layanan Pertanahan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:36

Dirjen ATR/BPN Dorong Percepatan RDTR AeroCity Banjarbaru untuk Kepastian Investasi

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:51

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dorong Transformasi Layanan Pertanahan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:41

ATR/BPN Pastikan Sertipikasi Tanah Transmigrasi untuk Dukung Reforma Agraria

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 12:36

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid: Sertipikasi Tanah Wajib Didukung Pemda dan Desa

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 12:29

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Akan Kunjungi Maluku Utara, Bahas Sinergi Pertanahan dengan Pemda

Berita Terbaru

error: Content is protected !!