MATAMUDA MI Handapherang Perkuat Sinergi dengan Orang Tua, Kenalkan Program Unggulan Sejak Hari Pertama

Pendidikan5 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – MI Handapherang memanfaatkan pelaksanaan Masa Ta’aruf Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 bukan hanya sebagai ajang pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru, tetapi juga untuk membangun komunikasi yang lebih erat dengan orang tua. Sejak hari pertama, wali murid dilibatkan agar memahami sistem pembelajaran, budaya madrasah, hingga berbagai program unggulan yang akan dijalani anak-anak mereka.

Kepala MI Handapherang, Hj. Rukmini, melalui Ketua Panitia MATAMUDA, Ai Herawati, menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan telah dirancang jauh sebelum pelaksanaan dimulai. Selama lima hari, setiap sesi telah memiliki materi, jadwal, serta guru penanggung jawab sehingga kegiatan berlangsung terarah.

Menurut Ai, penyambutan peserta didik baru diawali dengan proses registrasi yang dibuat lebih sistematis. Panitia menyediakan enam meja layanan yang tidak hanya melayani administrasi, tetapi juga menjadi sarana pengumpulan informasi mengenai kondisi awal peserta didik melalui kuesioner yang diisi oleh orang tua.

“Data dari orang tua sangat membantu guru untuk mengenali karakter dan kebutuhan setiap anak sejak awal sehingga proses pendampingan bisa lebih optimal,” ujarnya.

BACA JUGA:  Ponpes Darussalam Ciamis Gelar Lomba Da’i dan Hadrah se-Priangan Timur

Dalam kesempatan tersebut, pihak madrasah turut memperkenalkan seluruh program pendidikan yang dimiliki, termasuk kelas Tahfidz Al-Qur’an. Program tersebut bersifat pilihan sehingga peserta didik akan mengikuti seleksi sesuai kesiapan dan kemampuan masing-masing.

Selain memperoleh informasi mengenai program pembelajaran, para orang tua juga diberikan penjelasan lengkap mengenai agenda MATAMUDA, mulai dari upacara pembukaan, pengenalan guru dan teman sebaya, kegiatan makan bergizi bersama, hingga materi-materi yang akan diterima peserta didik selama masa orientasi.

Untuk memperkuat kemitraan dengan keluarga, MI Handapherang menggelar kegiatan parenting pada hari pertama. Saat siswa mengikuti pengenalan lingkungan madrasah, para wali murid mengikuti sosialisasi di aula sekolah yang membahas program pendidikan, layanan madrasah, hingga pola komunikasi antara sekolah dan orang tua.

Ai mengatakan forum tersebut menjadi kesempatan bagi orang tua untuk mengenal lebih dekat guru sekaligus menyampaikan berbagai masukan maupun kondisi anak yang perlu diketahui pihak sekolah.

“Harapannya, hubungan antara sekolah dan orang tua dapat terjalin sejak awal sehingga bersama-sama dapat mendukung perkembangan anak,” katanya.

BACA JUGA:  Bupati Ciamis Minta Tunjangan Kepala Sekolah Dinaikan

Pada tahun ajaran 2026/2027, MI Handapherang menerima 46 peserta didik baru. Sebanyak 45 siswa mengikuti hari pertama MATAMUDA, sedangkan satu siswa tidak hadir karena sakit dan telah menyampaikan pemberitahuan kepada pihak sekolah.

Di bidang akademik, madrasah mulai mengoptimalkan penerapan Kurikulum Deep Learning yang dipadukan dengan pendekatan KBC (Knowledge, Behaviour, and Character). Pendekatan tersebut menempatkan pembentukan karakter sebagai fondasi utama dalam proses pembelajaran.

Menurut Ai, guru didorong membangun suasana belajar yang menyenangkan sehingga peserta didik memiliki rasa cinta terhadap ilmu pengetahuan, lingkungan, maupun dirinya sendiri.

Namun demikian, pengembangan pembelajaran berbasis teknologi masih menghadapi keterbatasan fasilitas. Saat ini jumlah perangkat infokus yang dimiliki sekolah belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh ruang kelas.

“Kami terus berupaya menambah sarana pembelajaran agar guru lebih leluasa memanfaatkan media digital dalam menyampaikan materi,” ungkapnya.

Selain fokus pada pembelajaran, MI Handapherang juga memiliki sejumlah program unggulan. Program Tahfidz Al-Qur’an telah melahirkan prestasi di tingkat kabupaten. Sementara di bidang lingkungan, madrasah telah meraih predikat Adiwiyata Nasional Mandiri.

BACA JUGA:  SATAP Darussalam Ciamis Jadi Momentum Santri Menembus Cakrawala Baru

Berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti bola voli dan futsal juga terus dikembangkan. Bahkan, sejumlah peserta didik telah berhasil menorehkan prestasi hingga tingkat provinsi.

Ai berharap seluruh peserta didik baru dapat menjalani proses belajar dengan nyaman hingga lulus dari MI Handapherang. Ia juga mengajak orang tua untuk terus menjalin komunikasi dan bekerja sama dengan pihak madrasah dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

“Semoga anak-anak merasa betah belajar di sini, berkembang menjadi pribadi yang berakhlak baik, berprestasi, dan mendapatkan dukungan penuh dari keluarga maupun sekolah,” pungkasnya. (Putri)