KH Saeful Ujun Minta Jemaah Haji Perbanyak Amal dan Menjadi Teladan di Tengah Masyarakat

Daerah42 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Ciamis, KH Saeful Ujun, mengajak para jemaah haji yang telah kembali ke daerahnya masing-masing untuk mempertahankan nilai-nilai ibadah yang diperoleh selama berada di Tanah Suci.

Menurutnya, keberhasilan menunaikan rukun Islam kelima harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik. Ia menegaskan, predikat haji bukanlah simbol untuk meninggikan diri, melainkan amanah agar seseorang semakin rendah hati dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.

“Jangan sampai setelah menyandang gelar haji justru muncul rasa bangga yang berlebihan (sombong) atau merasa lebih baik dari orang lain. Seorang haji seharusnya semakin tawadhu, santun dalam bersikap, dan dekat dengan masyarakat,” kata KH Saeful Ujun kepada Asajabar.

Ia menjelaskan, kemabruran haji dapat dilihat dari akhlak dan kepedulian sosial seseorang setelah pulang dari Arab Saudi. Jemaah yang memperoleh haji mabrur akan lebih ringan tangan dalam membantu sesama, peduli terhadap kaum dhuafa, serta aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungannya.

BACA JUGA:  KH. Saeful Uyun Pimpin Ikrar Damai, Warga Ciamis Sepakat Jaga Kondusivitas

Selain itu, tutur kata yang baik dan sikap yang lembut juga menjadi bagian penting dari karakter seorang haji. Menurut KH Saeful Ujun, peningkatan kualitas ibadah harus berjalan beriringan dengan hubungan yang harmonis kepada sesama manusia.

“Orang yang hajinya mabrur akan terlihat dari perilakunya. Ucapannya terjaga, senang berbagi, peduli terhadap kondisi masyarakat sekitar, dan semakin taat dalam menjalankan perintah Allah SWT,” ujarnya.

Di samping menjaga kualitas spiritual, para jemaah juga diminta memperhatikan kondisi fisik setelah menjalani perjalanan panjang dari Tanah Suci. Ia menyarankan agar jemaah memperbanyak waktu istirahat, mengonsumsi makanan bergizi, serta memeriksakan kesehatan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

“Jangan abaikan kesehatan. Setelah tiba di tanah air, jemaah perlu melakukan pemeriksaan ke puskesmas sesuai arahan petugas agar kondisi tubuh tetap terpantau dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, sebanyak 442 jemaah dan petugas Kloter 15 KJT asal Kabupaten Ciamis telah kembali ke tanah air dengan mayoritas dalam kondisi sehat. Selama pelaksanaan ibadah haji, para jemaah dilaporkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Arafah, Muzdalifah, Mina, Makkah, dan Madinah tanpa kendala yang berarti. (Putri)