Kebaktian Bersama Umat Khonghucu Jadi Momentum Penguatan Nilai Religius

Pendidikan19 Dilihat

KOTA TASIK, AMNN.CO.ID – Semangat kebersamaan dan regenerasi umat terlihat dalam kegiatan kebaktian bersama umat Khonghucu Priangan Timur yang digelar di Gedung Kong Miao Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Kota Tasikmalaya, Minggu (10/5/2026).

Kegiatan yang mempertemukan jemaat dari Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, Bandung hingga Purbalingga itu menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menghidupkan peran generasi muda dalam kegiatan keagamaan.

Berbeda dari kebaktian rutin mingguan, kegiatan kali ini digagas langsung oleh pemuda-pemudi Khonghucu Tasikmalaya. Kehadiran tokoh Khonghucu nasional, Js. Kristan, juga menjadi daya tarik tersendiri hingga dihadiri ratusan peserta.

Wakil Ketua MAKIN Kota Tasikmalaya, Lili Mulyadi, mengatakan keterlibatan generasi muda menjadi energi baru bagi perkembangan umat Khonghucu di Priangan Timur.

“Kami sangat bersyukur anak-anak muda masih punya kepedulian untuk menghidupkan kegiatan keagamaan. Mereka yang menggagas kegiatan ini sehingga jemaat dari berbagai daerah bisa berkumpul,” ujarnya.

Menurut Lili, generasi muda memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan media digital sehingga diharapkan mampu membawa organisasi keagamaan lebih berkembang.

BACA JUGA:  SMAN 1 Ciamis Tambah Kuota Penerimaan Siswa, Rombel Jadi Padat

Ia berharap kebersamaan antarumat Khonghucu di Priangan Timur terus terjaga dan kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan untuk memperkuat hubungan antargenerasi.

Dalam kesempatan itu, Js. Kristan menyampaikan pentingnya pendidikan karakter dan penguatan spiritualitas di tengah derasnya perkembangan teknologi digital.

Ia menilai generasi muda saat ini menghadapi tantangan besar akibat pengaruh media sosial, kecanduan gawai hingga maraknya judi online yang dapat merusak masa depan.

“Anak-anak muda jangan sampai kehilangan nilai religiusitas. Kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kehidupan spiritual dan moral,” katanya.

Menurutnya, seluruh elemen, termasuk keluarga dan pemerintah, memiliki tanggung jawab menjaga generasi muda agar tidak terjebak dalam dampak negatif perkembangan digital.

Sementara itu, Mantan Ketua Pemuda Khonghucu Kota Tasikmalaya, Robby, mengatakan kegiatan tersebut juga bertujuan membangun semangat kepemimpinan generasi muda Khonghucu.

Ia menilai organisasi dan kegiatan keagamaan dapat menjadi sarana pembentukan karakter, tanggung jawab, serta penguatan nilai penghormatan kepada orang tua dan sesama manusia.

“Anak muda harus mulai belajar bertanggung jawab dan aktif berorganisasi supaya punya karakter yang baik,” ujarnya.

BACA JUGA:  Milad ke-61 Ponpes Miftahul Ulum Bangunsirna Ciamis, Momentum Syukur dan Transformasi Pesantren

Ketua MAKIN Kabupaten Ciamis, Andi Senjaya, turut mengapresiasi antusiasme generasi muda dalam kegiatan tersebut. Ia berharap semangat mempelajari ajaran Khonghucu terus tumbuh di kalangan anak muda.

“Kegiatan seperti ini sangat positif untuk mempererat kebersamaan sekaligus membina generasi muda agar tetap berpegang pada nilai-nilai agama,” katanya. (Putri)