CIAMIS, AMNN.CO.ID – SMAN 1 Ciamis mengadakan kegiatan Atma Waluya sebagai penanda berakhirnya masa belajar siswa kelas XII. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelepasan, tetapi juga dirangkai dengan penampilan karya serta kreativitas siswa, mengusung tema “Menenun Asa, Merayakan Karya”.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 1 Ciamis, Irawati, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momen emosional sekaligus sarana bagi siswa untuk menunjukkan hasil pembelajaran selama di sekolah.
“Ini bukan sekadar acara perpisahan, tetapi juga kesempatan bagi siswa untuk memperlihatkan karya dan pengalaman yang mereka peroleh,” tuturnya.
Ia menjelaskan, seluruh siswa dari berbagai tingkatan dilibatkan dengan peran yang berbeda. Untuk kelas X, kegiatan difokuskan pada proyek kokurikuler berupa penyusunan rencana usaha sebagai bagian dari pembelajaran kewirausahaan.
“Siswa dilatih dari tahap perencanaan, promosi hingga praktik penjualan secara mandiri. Hal ini untuk menumbuhkan semangat berwirausaha,” jelasnya.
Sementara itu, siswa kelas XI menampilkan berbagai pertunjukan seni dan sastra dengan konsep yang beragam di setiap kelas. Penampilan tersebut menjadi wadah untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas siswa.
Pada puncak acara, dilakukan prosesi pelepasan siswa kelas XII. Tahun ini, sebanyak 426 siswa berhasil lulus dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen.
“Sebanyak 83 siswa sudah diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi, enam siswa lolos ke Poltekkes melalui jalur rapor, dan lainnya masih mengikuti seleksi ke berbagai perguruan tinggi maupun sekolah kedinasan,” ungkap Irawati.
Selain itu, sekolah juga akan memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi akademik terbaik, masing-masing tiga orang dari jurusan IPA dan IPS.
Menurut Irawati, Atma Waluya merupakan agenda rutin tahunan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pembentukan karakter siswa, khususnya dalam menumbuhkan sikap kolaboratif, inovatif, dan kreatif.
“Kegiatan ini diharapkan mampu membekali siswa dengan kemampuan dan karakter yang siap menghadapi tantangan di masa depan,” pungkasnya. (Putri)





