Tak Ada Perpeloncoan, MPLS SMAN 2 Ciamis Utamakan Adaptasi dan Pendidikan Karakter

Pendidikan27 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – SMAN 2 Ciamis memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menghadirkan suasana yang ramah dan edukatif bagi 502 peserta didik baru. Selama lima hari, kegiatan difokuskan pada proses adaptasi siswa terhadap lingkungan sekolah sekaligus penanaman nilai karakter melalui konsep Pancawaluya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 2 Ciamis, Dadan Ramdan, mengatakan hari-hari awal di sekolah menjadi fase penting untuk membangun rasa aman dan nyaman bagi peserta didik baru. Karena itu, seluruh unsur sekolah mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga panitia dari kalangan siswa dilibatkan untuk menyambut mereka secara humanis.

Menurutnya, peserta didik baru diposisikan sebagai adik yang harus dibimbing oleh kakak kelas. Budaya senyum, salam, sapa, sopan, dan santun menjadi bagian dari pembiasaan agar hubungan antarsiswa terjalin lebih akrab sejak awal masuk sekolah.

“Kami ingin mereka datang ke sekolah dengan rasa senang, tidak merasa tertekan, dan bisa beradaptasi dengan cepat bersama teman maupun lingkungan barunya,” kata Dadan, Rabu (15/7/2026).

BACA JUGA:  Polisi Beberkan Kronologi Pembuangan Bayi di Mushola Al-Ibrahim Ciamis

Ia menegaskan pelaksanaan MPLS di SMAN 2 Ciamis sepenuhnya mengacu pada tujuan pendidikan nasional, yakni membentuk peserta didik yang beriman, bertakwa, berkarakter, cerdas, serta memiliki tanggung jawab sebagai warga negara.

Oleh karena itu, seluruh materi maupun aktivitas selama MPLS dirancang memiliki muatan pendidikan karakter dan tidak memberikan ruang bagi kegiatan yang bersifat perpeloncoan ataupun tindakan di luar nilai-nilai pendidikan.

Pada hari pertama, peserta didik mengenakan seragam Pramuka sebagai simbol penanaman nilai Dasa Darma, seperti ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kepedulian terhadap sesama, cinta lingkungan, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan.

Selain memperoleh pengenalan mengenai lingkungan sekolah dan kurikulum, siswa juga mendapatkan materi dari sejumlah instansi. TNI memberikan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan dan bela negara, Polri menyampaikan edukasi tentang kesadaran hukum dan keselamatan berlalu lintas, sedangkan BNN mengingatkan pentingnya menjauhi penyalahgunaan narkotika.

“Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, kami berharap peserta didik memiliki bekal yang utuh, baik dari sisi akademik maupun karakter, sehingga mampu menjadi generasi yang bertanggung jawab,” ujarnya.

BACA JUGA:  Sebanyak 18 PAUD di Ciamis Terima APE dan Laptop Baru dari DAK 2025

Usai mengikuti MPLS selama lima hari, peserta didik baru akan melanjutkan kegiatan Masa Cakap Kepramukaan selama tiga hari sebelum memasuki proses belajar mengajar secara efektif pada pekan berikutnya.

Dadan menjelaskan penerimaan siswa baru tahun ini dilaksanakan sesuai mekanisme Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) melalui berbagai jalur, mulai dari prestasi akademik hingga nonakademik. Menurutnya, sistem tersebut memberi peluang bagi sekolah untuk mendapatkan siswa yang memiliki kemampuan beragam, baik di bidang olahraga, seni, maupun organisasi.

Ia berharap seluruh peserta didik baru mampu memanfaatkan masa belajar di SMAN 2 Ciamis untuk mengembangkan potensi diri dan mempersiapkan masa depan di jenjang pendidikan tinggi.

“Target kami bukan hanya siswa lulus, tetapi juga mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sesuai cita-cita yang mereka inginkan,” tuturnya.

Capaian lulusan yang diterima di perguruan tinggi negeri pun terus mengalami peningkatan. Jika pada tahun sebelumnya sebanyak 126 lulusan atau sekitar 30 persen diterima di PTN, pada tahun ini jumlah tersebut naik menjadi 146 lulusan atau sekitar 34 persen.

BACA JUGA:  Komisariat 01 Ciamis Gelar O2SN dan Pentas PAI, Siapkan Siswa Berprestasi dan Berkarakter

Menurut Dadan, peningkatan tersebut menjadi indikator positif sekaligus penyemangat bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembinaan peserta didik di tahun-tahun mendatang. (Putri)