Stunting Masih Tinggi, Ciamis Hanya Berhasil Tekan 5,1 Persen dalam Setahun

- Penulis Berita

Rabu, 27 Agustus 2025 - 10:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Stunting.

Ilustrasi Stunting.

Ciamis, AMNN.co.id – Kabupaten Ciamis masih menghadapi pekerjaan rumah besar dalam penanganan stunting. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, prevalensi stunting di Ciamis tercatat sebesar 20,3 persen.

Angka tersebut memang menunjukkan penurunan dibanding tahun 2023 yang berada di angka 25,4 persen. Namun, penurunan 5,1 persen itu dinilai belum cukup signifikan. Pemerintah daerah menargetkan prevalensi stunting bisa ditekan hingga 14 persen pada 2025 sesuai target nasional

Plt Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DP2KBP3A Ciamis, Dede Iyet Rohaeti, mengakui masih banyak keluarga berisiko stunting yang belum mendapat intervensi memadai.

“Memang penurunan kita belum optimal. Masih ada keluarga yang belum tersentuh program intervensi, padahal mereka rentan melahirkan anak stunting,” ujar Dede, Rabu (27/8/2025).

Peran Desa Jadi Kunci

Dede menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam percepatan penurunan stunting. Menurutnya, program yang selama ini berjalan cenderung umum dan tidak selalu tepat sasaran. Karena itu, pihaknya mendorong pendataan by name by address agar intervensi benar-benar menyentuh keluarga yang membutuhkan.

BACA JUGA:  Kemenag Ciamis Dorong Semangat Nasionalisme Lewat Perayaan HUT RI 

“Desa adalah pihak yang paling dekat dengan masyarakat. Kalau ada keluarga miskin, kurang pengetahuan gizi, atau lemah dari sisi ekonomi, segera melakukan intervensi bersama lintas sektor,” tegasnya.

Intervensi itu, lanjut Dede, bisa berupa edukasi gizi, bantuan ekonomi, hingga dukungan layanan kesehatan. Bahkan, jika keluarga tersebut tidak mampu, bisa dilakukan kolaborasi dengan masyarakat mampu (aghniya) melalui semangat gotong royong.

Alokasi Anggaran Rp7,19 Miliar

Untuk tahun 2025, DP2KBP3A Ciamis mengalokasikan anggaran Rp7,19 miliar untuk pencegahan dan penanganan stunting. Dana itu sebagian besar digunakan untuk operasional 2.841 Tenaga Pendamping Keluarga (TPK) yang tersebar di seluruh wilayah Ciamis.

TPK memiliki tugas mendampingi keluarga berisiko, memberikan edukasi, serta memastikan kesehatan ibu hamil, balita, dan remaja tetap terpantau. Namun, Dede mengingatkan bahwa anggaran besar tidak otomatis menjamin keberhasilan.

“Sekarang kami tekankan agar pendampingan lebih nyata di lapangan, bukan sekadar laporan di aplikasi. TPK harus turun langsung dan memastikan perubahan perilaku keluarga,” tambahnya. (PUTRI)

Beri Komentar

Berita Terkait

Gedung Kesenian Ciamis Jadi Panggung Hajatan Sastra Rumah Koclak
Bupati Ciamis Prihatin, 50 Kasus Kekerasan dan Pelecehan Seksual Terjadi di Awal tahun
Petani Ciamis Dapat Fasilitasi Mesin Perajang hingga Alat Pertanian Lewat Bimtek
Petani Tembakau Ciamis Dapat Dukungan Infrastruktur dari DBHCHT
Ciamis Peringati HUT ke-80 RI, Bupati Ajak Warga Manfaatkan Potensi Lokal
HUT RI ke-80, Kantor Pertanahan Ciamis Pererat Kebersamaan Pegawai dan Mitra
Kemenag Ciamis Dorong Semangat Nasionalisme Lewat Perayaan HUT RI 
Kejari Ciamis Gelar Pasar Murah dan Bazaar UMKM, Dukung Pengendalian Inflasi Daerah

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 01:45

Kementerian ATR/BPN Borong Dua Penghargaan di Baznas Award 2025

Kamis, 28 Agustus 2025 - 15:06

Wamen ATR/BPN Lantik Dosen Lektor STPN, Dorong Transformasi Ilmu Pertanahan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:55

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tegaskan Transformasi Layanan Pertanahan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:36

Dirjen ATR/BPN Dorong Percepatan RDTR AeroCity Banjarbaru untuk Kepastian Investasi

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:04

Menteri Nusron: Sawah Tidak Boleh Dialihfungsikan demi Jaga Ketahanan Pangan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:41

ATR/BPN Pastikan Sertipikasi Tanah Transmigrasi untuk Dukung Reforma Agraria

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 12:36

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid: Sertipikasi Tanah Wajib Didukung Pemda dan Desa

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 12:29

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Akan Kunjungi Maluku Utara, Bahas Sinergi Pertanahan dengan Pemda

Berita Terbaru

error: Content is protected !!