SMAN 2 Ciamis Sabet Predikat Adiwiyata Tingkat Kabupaten

Pendidikan26 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – SMAN 2 Ciamis menorehkan capaian positif di bidang lingkungan dengan meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Ciamis. Penghargaan ini diberikan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk pengakuan atas upaya sekolah dalam menerapkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Pelaksana Tugas Kepala SMAN 2 Ciamis, Dadan Ramdan, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari peran aktif seluruh warga sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan.

Ia menuturkan, tanggung jawab menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah tidak hanya dibebankan kepada pihak tertentu, melainkan menjadi tugas bersama, baik oleh jajaran pimpinan sekolah, guru, tenaga kependidikan, maupun peserta didik.

“Semua unsur di sekolah terlibat, termasuk pengelola kantin. Kesadaran terhadap lingkungan harus dimiliki bersama,” ungkapnya

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa terdapat sejumlah aspek yang menjadi penilaian dalam program Adiwiyata, seperti pengelolaan sampah melalui pemilahan organik dan anorganik, pengolahan kompos, penyediaan greenhouse, hingga penerapan konsep kantin sehat.

Menurutnya, capaian tersebut bukan semata-mata untuk meraih penghargaan, tetapi lebih pada upaya membentuk kebiasaan positif yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.

BACA JUGA:  SMAN 1 Ciamis Tambah Kuota Penerimaan Siswa, Rombel Jadi Padat

Dadan juga menekankan pentingnya peran guru dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada siswa. Ia menilai, pendekatan yang dilakukan secara bersama-sama dengan memberi contoh nyata akan lebih efektif dibandingkan hanya sebatas instruksi.

Selain itu, sekolah saat ini tengah mengembangkan program bank sampah dengan menggandeng pihak terkait. Fasilitas pemilahan sampah seperti plastik dan kertas telah tersedia, dan sistem pengelolaannya terus disiapkan.

“Ke depan, hasil dari pengelolaan bank sampah diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sekolah. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak pendamping, tinggal menunggu waktu pelaksanaannya,” jelasnya.

Pihak sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program Adiwiyata agar dampaknya semakin luas dirasakan oleh seluruh warga sekolah.

“Lingkungan yang bersih dan nyaman akan membuat siswa lebih betah dalam belajar. Apa yang sudah baik akan dipertahankan, dan yang masih kurang akan terus diperbaiki,” tutupnya. (Putri)