Selama Ramadan, ATR/BPN Tetap Buka Layanan Akhir Pekan Lewat PELATARAN

Nasional21 Dilihat

JAKARTA, AMNN.CO.ID – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan layanan pertanahan akhir pekan melalui program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) tetap berjalan selama bulan Ramadan.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Shamy Ardian, mengatakan masyarakat tetap dapat mengurus sertipikat tanah dan layanan pertanahan lainnya pada Sabtu dan Minggu meski terdapat penyesuaian jam kerja selama Ramadan.

“Perlu kami sampaikan, di bulan suci Ramadan masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan pertanahan di hari Sabtu dan Minggu tetap kami layani seperti biasa lewat PELATARAN,” ujar Shamy Ardian saat ditemui di Kantor ATR/BPN, Jakarta, Jumat (20/02/2026).

Saat ini, PELATARAN tersedia di 107 Kantor Pertanahan (Kantah) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Layanan tersebut diadakan di Kantah yang berada di ibu kota provinsi serta Kantah dengan rata-rata jumlah layanan di atas 2.000 berkas per bulan.

Menurut Shamy, PELATARAN memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mengurus tanah secara langsung tanpa melalui kuasa. Loket pelayanan dibuka untuk penerimaan permohonan maupun penyerahan produk layanan yang diajukan langsung oleh pemilik tanah.

BACA JUGA:  Kisah Bahagia Penerima Redistribusi Tanah di Oebola Dalam

“Dengan adanya PELATARAN ini, masyarakat bisa mengurus tanahnya sendiri. Loket pelayanan dibuka untuk penerimaan permohonan layanan dan penyerahan produk layanan yang diajukan langsung oleh pemilik tanah, tanpa melalui kuasa,” jelasnya.

Layanan pertanahan pada Sabtu dan Minggu tersebut dibuka mulai pukul 08.00 hingga 12.00 waktu setempat.

Selain PELATARAN, ATR/BPN juga menyediakan berbagai kanal informasi resmi untuk memudahkan masyarakat. Di antaranya Hotline WhatsApp Pengaduan di nomor 0811-1068-0000 serta aplikasi Sentuh Tanahku yang memuat informasi dan fitur layanan pertanahan.

“Melalui berbagai kanal ini, kami berharap masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi dan layanan pertanahan secara cepat, transparan, dan akuntabel,” pungkas Shamy.