SDN 7 Ciamis Terapkan MPLS Ramah Anak, Adaptasi Siswa Baru Dikemas Lewat Belajar Sambil Bermain

Pendidikan25 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – SD Negeri 7 Ciamis mengawali pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan bagi peserta didik baru. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membantu siswa kelas I beradaptasi dengan lingkungan sekolah tanpa tekanan.

Sebanyak 84 peserta didik baru mengikuti MPLS yang mengedepankan pendekatan ramah anak, ramah lingkungan, dan bebas pungutan. Berbagai aktivitas edukatif dikemas melalui metode belajar sambil bermain agar proses transisi dari pendidikan anak usia dini menuju sekolah dasar berlangsung lebih alami.

Kepala SDN 7 Ciamis, Kiki Kohara, menjelaskan pelaksanaan MPLS mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026. Meski demikian, sekolah melakukan penyesuaian dengan memperhatikan karakteristik peserta didik kelas I yang masih berada dalam masa transisi dari PAUD.

“Pedoman dari pemerintah tetap kami jalankan, tetapi penerapannya disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak. Yang terpenting mereka merasa nyaman, senang, dan tidak kesulitan saat mulai mengenal lingkungan sekolah,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Menurut Kiki, materi yang diberikan tetap mengikuti ketentuan, termasuk pengenalan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan kegiatan Pagi Ceria yang menjadi aktivitas pembuka setiap hari selama MPLS.

BACA JUGA:  Evaluasi Kinerja dan Susun Kepengurusan Baru, BHRD Ciamis Matangkan Langkah 2026

Ia menegaskan seluruh kegiatan dilaksanakan berdasarkan prinsip RAMAH, yaitu Ramah Anak, Ramah Lingkungan, dan Ramah Biaya. Karena itu, sekolah tidak membebankan biaya apa pun kepada orang tua peserta didik.

“Seluruh kebutuhan kegiatan sudah dianggarkan melalui dana BOS, sehingga orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan selama MPLS berlangsung,” katanya.

Konsep belajar sambil bermain juga menjadi bagian penting dalam mendukung program transisi PAUD ke SD. Melalui permainan edukatif, peserta didik diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, guru, serta teman-teman baru tanpa meninggalkan suasana yang menyenangkan.

“Anak-anak sebelumnya terbiasa belajar melalui aktivitas bermain. Kami ingin suasana itu tetap terasa ketika mereka memasuki jenjang SD sehingga proses penyesuaian berjalan lebih mudah,” jelas Kiki.

Pada tahun ajaran 2026/2027, SDN 7 Ciamis menerima 84 peserta didik baru yang terbagi dalam tiga rombongan belajar dengan masing-masing 28 siswa. Jumlah tersebut sesuai kuota yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan.

Sementara itu, jumlah pendaftar mencapai 94 orang. Sebanyak 10 calon peserta didik belum dapat diterima karena keterbatasan daya tampung sekolah.

BACA JUGA:  MAN 6 Ciamis Miliki Program Unggulan Bahasa Jepang dan Mandarin

“Kami memberikan penjelasan kepada orang tua bahwa kualitas pendidikan di setiap sekolah pada dasarnya sama. Bagi calon siswa yang lebih dekat dengan sekolah lain, kami sarankan untuk mendaftar di sana. Alhamdulillah seluruh proses berjalan kondusif,” tuturnya.

Hari pertama MPLS diawali dengan kegiatan Pagi Ceria yang diikuti seluruh siswa dari kelas I hingga kelas VI. Menurut Kiki, peserta didik baru terlihat antusias mengikuti setiap aktivitas yang telah disiapkan sekolah.

“Di hari pertama mereka tampak bersemangat. Biasanya proses adaptasi mulai benar-benar terlihat pada hari berikutnya ketika mereka mulai mengenal teman-teman sekelas. Guru akan terus mendampingi agar mereka merasa aman dan nyaman,” katanya.

Pelaksanaan MPLS dijadwalkan berlangsung selama lima hari, yaitu Rabu hingga Jumat, kemudian dilanjutkan pada Senin dan Selasa pekan berikutnya. Setelah itu, kegiatan pembelajaran efektif akan dimulai pada hari Rabu.

Selain memperkenalkan lingkungan sekolah, SDN 7 Ciamis juga berkomitmen membangun kerja sama yang erat dengan orang tua dalam mendukung pembentukan karakter serta peningkatan prestasi peserta didik. Pembinaan kemampuan siswa akan dilakukan secara bertahap sejak kelas rendah sehingga potensi mereka dapat berkembang secara berkelanjutan.

BACA JUGA:  KKRA Ciamis Siapkan Guru RA Hadapi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta

“Kami ingin pembinaan prestasi dilakukan secara berkesinambungan, bukan hanya menjelang perlombaan. Sejak kelas II anak-anak mulai dibiasakan mengikuti berbagai kompetisi agar memiliki pengalaman dan rasa percaya diri,” ungkapnya.

Untuk memperkaya materi MPLS, sekolah turut menghadirkan narasumber dari luar, di antaranya personel Kepolisian yang akan memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (Napza), sekaligus menyampaikan materi keselamatan melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel). (Putri)