SATAP Darussalam Ciamis Jadi Momentum Santri Menembus Cakrawala Baru

Pendidikan42 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan Silaturahmi Akhir Tahun Ajaran (SATAP) 2025/2026 yang diselenggarakan Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, Sabtu (20/6/2026). Mengangkat tema “Bentang Sayap Harapan Menembus Cakrawala Baru”, acara tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan para santri sekaligus awal perjalanan menuju jenjang yang lebih tinggi.

Kegiatan itu diikuti para santri yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) maupun Madrasah Aliyah (MA). Selain menjadi ajang perpisahan, SATAP juga menjadi sarana memberikan motivasi dan pembekalan bagi santri dalam menghadapi tantangan pendidikan serta kehidupan di masa mendatang.

Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, Prof. Dr. KH Fadlil Munawwar Manshur, M.S., menyampaikan rasa syukur atas selesainya proses pendidikan yang telah dijalani para santri selama menuntut ilmu di lingkungan pesantren.

Menurutnya, seluruh unsur pesantren telah berupaya menjalankan tanggung jawab pendidikan yang dipercayakan para orang tua, tidak hanya dalam aspek keilmuan, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak.

Ia menjelaskan, tema yang diusung pada SATAP tahun ini mencerminkan semangat para santri untuk melangkah ke dunia yang lebih luas. Lulusan MTs akan melanjutkan pendidikan ke tingkat menengah atas, sementara lulusan MA akan memasuki perguruan tinggi dan berbagai bidang pengabdian lainnya.

“Setiap langkah menuju jenjang berikutnya membutuhkan keberanian. Santri harus siap menghadapi tantangan baru, memperluas wawasan, serta terus meningkatkan kualitas diri agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Prof. Fadlil menambahkan, alumni Darussalam saat ini telah berkiprah di berbagai daerah, bahkan di sejumlah negara. Karena itu, ia berharap para lulusan tetap menjunjung nilai-nilai keislaman yang moderat serta menjaga nama baik almamater di mana pun berada.

Ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan akhlak. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh sikap, etika, dan kemampuan berinteraksi dengan lingkungan.

Selain itu, para santri yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi diminta tetap menjaga tradisi keagamaan yang telah dibiasakan selama berada di pesantren, seperti salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, serta menghormati orang tua dan guru.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Fadlil turut menyampaikan penghargaan kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Pondok Pesantren Darussalam. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para guru, pembimbing, pengurus pesantren, dan seluruh pihak yang telah berperan dalam mendukung proses pendidikan santri.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak terlepas dari dedikasi para pendidik yang selama ini membimbing dan mendampingi para santri hingga mencapai tahap kelulusan.

Di akhir acara, Prof. Fadlil mengajak para alumni untuk terus menjalin hubungan dengan pesantren dan ikut berkontribusi dalam pengembangannya. Ia juga mengungkapkan bahwa Darussalam terus memperluas jaringan kerja sama pendidikan, termasuk menjajaki kemitraan dengan sejumlah lembaga internasional guna meningkatkan mutu pendidikan dan membuka peluang yang lebih luas bagi para santri.

Dengan semangat tersebut, Pondok Pesantren Darussalam optimistis dapat terus mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berakhlak mulia, serta mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan umat. (Putri)

 

Hak Cipta © PT ASA MEDIA NETWORK. Seluruh hak dilindungi. Setiap bentuk reproduksi, distribusi, atau publikasi ulang konten tanpa persetujuan tertulis dari PT ASA MEDIA NETWORK merupakan pelanggaran hak cipta dan dapat dikenakan tindakan hukum.