Ribuan Jamaah Rela Berdesakan Demi Ikuti Kajian Mamah Dedeh di Ciamis

Daerah78 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – Kehadiran Mamah Dedeh di Masjid Agung Ciamis, Sabtu (12/9/2026), mendapat sambutan besar dari masyarakat. Hampir 4.000 jamaah datang untuk mengikuti kajian akbar yang digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Padatnya peserta bahkan membuat kapasitas area utama masjid tidak mampu menampung seluruh jamaah. Sebagian peserta terpaksa mengikuti kegiatan dari serambi hingga area luar Masjid Agung Ciamis.

Kajian tersebut merupakan hasil kolaborasi Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis, Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Ciamis, dan DKM Masjid Agung Ciamis.

Ketua DKM Masjid Agung Ciamis, H. Wawan S. Ariefin, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi sejumlah pihak menjadi bagian penting dalam menghadirkan kajian keagamaan bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, kerja sama MT Roudlotunnisa, DKM Masjid Agung dan Asosiasi Guru PAI bisa menghadirkan Mamah Dedeh untuk masyarakat Ciamis. Semoga menjadi keberkahan bagi kita semua,” kata Wawan.

Ia menyebut jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai hampir 4.000 orang. Antusiasme tersebut bahkan datang dari luar wilayah perkotaan Ciamis.

“Jemaah hampir sekitar 4.000 orang. Terjauh dari Purwadadi, Pangandaran, Lakbok, Panawangan dan lainnya. Antusiasmenya luar biasa,” ujarnya.

Besarnya jumlah peserta, kata Wawan, menjadi tantangan tersendiri dalam hal penerimaan dan penyediaan tempat. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada jamaah apabila fasilitas yang tersedia belum mampu memberikan kenyamanan secara maksimal.

“Kami mohon maaf, penerimaan tempatnya kurang memuaskan karena jamaah sangat membludak,” katanya.

Sementara itu, Pengurus Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis, Hj. Yeni Nuraeni, mengatakan kegiatan bersama Mamah Dedeh tersebut bukan kali pertama digelar. Menurutnya, Mamah Dedeh sudah dua kali diundang untuk mengisi kajian oleh Majelis Taklim Roudlotunnisa.

Yeni mengatakan tingginya minat masyarakat menjadi dorongan bagi pihaknya untuk terus menghadirkan kegiatan keagamaan yang menghadirkan penceramah dengan kapasitas keilmuan yang mumpuni.

“Insyaallah, Roudlotunnisa akan terus menghadirkan mubalig-mubalig yang terkenal ke depannya,” ujar Yeni.

Menurut Yeni, kebutuhan masyarakat terhadap ilmu agama menjadi salah satu alasan pihaknya berupaya menghadirkan tokoh-tokoh dakwah dalam kegiatan majelis taklim.

“Kita haus akan keilmuan sehingga ingin mendatangkan ulama-ulama besar ke Ciamis,” katanya.

Selain menghadirkan kajian, keberadaan Majelis Taklim Roudlotunnisa juga diarahkan sebagai wadah untuk mempererat hubungan antarjamaah. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang silaturahmi sekaligus mendorong masyarakat semakin dekat dengan nilai-nilai keagamaan.

“Strateginya lebih mendekatkan diri kepada Allah dan mempererat silaturahmi sesama anggota masyarakat yang ada di Ciamis,” tutur Yeni.

Ia menambahkan, komunikasi untuk menghadirkan Mamah Dedeh relatif mudah karena pendakwah tersebut memiliki keterikatan dengan Ciamis. Mamah Dedeh diketahui memiliki keluarga di daerah tersebut dan pada kesempatan yang sama juga memiliki agenda lain di sekitar Ciamis.

Dalam kajian akbar itu, Mamah Dedeh membawakan materi mengenai pemahaman terhadap Al-Qur’an. Ceramahnya mengingatkan jamaah mengenai pentingnya mempersiapkan kehidupan akhirat melalui keimanan dan amal saleh.

Ia menjelaskan bahwa kehidupan manusia di dunia tidak semata-mata untuk mengejar kepentingan duniawi. Menurutnya, terdapat dua hal penting yang harus menjadi perhatian, yakni menjalankan ibadah kepada Allah SWT dan memberikan manfaat bagi orang lain.

Mamah Dedeh juga menyampaikan bahwa iman yang disertai amal saleh menjadi bekal penting bagi manusia dalam menghadapi kehidupan akhirat. Pesan tersebut disampaikan untuk mendorong jamaah agar tidak hanya memahami ajaran agama, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme jamaah dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan keagamaan. Majelis Taklim Roudlotunnisa pun berharap kegiatan serupa dapat terus berlangsung sebagai bagian dari upaya memperkuat syiar Islam dan silaturahmi masyarakat Ciamis. (Putri)