Presiden Siapkan Lahan 4.000 Meter di Bundaran HI untuk Gedung Bersama Lembaga Islam

Nasional13 Dilihat

JAKARTA, AMNN.CO.ID – Pemerintah berencana membangun pusat perkantoran bersama bagi lembaga-lembaga Islam di kawasan strategis Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi disiapkan untuk mendukung konsolidasi dan penguatan kelembagaan umat.

Hal tersebut disampaikan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang juga Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana, Nusron Wahid, di sela acara Dzikir Bersama dan Pengukuhan Pengurus MUI Pusat Periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Menurut Nusron, penyediaan gedung tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah terhadap penguatan peran umat Islam di Indonesia.

“Penyediaan gedung ini adalah bagian dari komitmen Presiden terhadap kewibawaan dan perjuangan umat Islam sebagai mayoritas di Indonesia,” ujar Nusron.

Ia menilai, keberadaan kantor bersama akan membantu lembaga-lembaga keumatan mengurangi beban operasional bulanan sehingga dapat lebih fokus pada program pemberdayaan masyarakat.

“Dengan adanya kantor bersama, lembaga-lembaga ini tidak lagi terbebani biaya operasional yang besar setiap bulan, sehingga bisa lebih fokus pada pemberdayaan umat,” katanya.

BACA JUGA:  Menteri ATR/BPN Gelar Rakor dengan Kepala Daerah Sulsel, Bahas Penyelesaian Beragam Isu Pertanahan

Nusron menjelaskan, bangunan yang akan dimanfaatkan merupakan eks Kedutaan Besar Inggris yang berada di kawasan Jalan MH Thamrin, berdekatan dengan Hotel Grand Hyatt. Gedung tersebut direncanakan menjadi pusat aktivitas sejumlah lembaga keumatan.

Beberapa lembaga yang akan menempati gedung tersebut antara lain Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Badan Wakaf Indonesia (BWI), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Dewan Masjid Indonesia, serta organisasi keumatan lainnya.

Ia menambahkan, desain awal gedung yang disusun Kementerian Agama direncanakan memiliki 40 lantai. Nantinya, ruang tersebut akan dibagi untuk berbagai lembaga guna mendukung konsolidasi dan sinergi program keumatan secara terpadu.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan langsung komitmen pemerintah di hadapan sekitar 58 ribu jemaah yang hadir. Ia menegaskan bahwa kawasan Bundaran HI tidak hanya diisi bangunan komersial, tetapi juga akan berdiri gedung yang diperuntukkan bagi lembaga-lembaga umat Islam.

“Di Bundaran HI jangan hanya ada hotel dan mal. Akan ada gedung yang diperuntukkan bagi lembaga-lembaga umat Islam,” ujar Presiden.

BACA JUGA:  Reuni Akbar SMPN 1 Ciamis Dimeriahkan Kehadiran Alumni dari Mancanegara

Acara bertajuk “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa” tersebut juga diisi kegiatan sosial. MUI melalui panitia yang dipimpin Nusron Wahid menyalurkan bantuan rehabilitasi tiga masjid serta bantuan perbaikan bagi 500 rumah guru mengaji dan marbot di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana alam.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Presiden ke-10 RI Jusuf Kalla, sejumlah menteri dan kepala lembaga Kabinet Merah Putih, serta ribuan perwakilan MUI, pondok pesantren, dan majelis taklim dari wilayah Jabodetabek.