CIAMIS, AMNN.CO.ID – Ratusan pelajar dari SMP negeri dan swasta mengikuti ajang Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Kabupaten Ciamis yang digelar di SMPN 1 Cijeungjing, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti perwakilan dari 41 sekolah yang tersebar di berbagai komisariat di Kabupaten Ciamis.
Ketua MGMP PAI Kabupaten Ciamis, Taufik Rohman mengatakan, Pentas PAI tahun ini mempertandingkan sejumlah cabang lomba keagamaan dan kreativitas siswa. Selain cabang yang sudah rutin dilaksanakan, panitia juga menambahkan lomba desain poster dan video kreatif.
Menurutnya, dua cabang baru tersebut menjadi tantangan tersendiri karena berkaitan dengan teknologi digital dan kreativitas seni, sehingga panitia harus melakukan koordinasi intensif dengan pihak provinsi terkait aturan teknis perlombaan.
“Karena masih baru, kami perlu banyak penyesuaian agar pelaksanaannya sesuai ketentuan yang ditetapkan di tingkat provinsi,” katanya.
Ia menyebutkan, antusiasme peserta dalam mengikuti Pentas PAI tetap tinggi dari tahun ke tahun. Cabang yang paling banyak menarik perhatian penonton yakni Lomba Cerdas Cermat (LCC) dan ceramah agama karena dapat disaksikan secara langsung.
Dalam perlombaan ceramah, penilaian tidak hanya berfokus pada isi materi, tetapi juga kemampuan berbicara, penguasaan panggung, ekspresi, serta kesesuaian tema yang dibawakan peserta.
Taufik menilai Pentas PAI bukan hanya sebatas kompetisi antarpelajar, melainkan juga media pembinaan karakter dan syiar Islam bagi generasi muda.
“Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi yang memiliki akhlak baik, cinta Al-Qur’an, serta mampu menghadapi perkembangan zaman dengan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Ia berharap peserta terbaik dari Kabupaten Ciamis nantinya mampu meraih prestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Sementara itu, Kasi PAIS Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Agus Abdulloh mengatakan Pentas PAI menjadi sarana pembinaan mental sekaligus dakwah melalui jalur prestasi.
Menurut Agus, proses yang dilalui peserta mulai dari latihan, persiapan, hingga tampil di hadapan juri merupakan bagian penting dalam membentuk rasa percaya diri dan sikap pantang menyerah
“Anak-anak belajar tentang proses, belajar berikhtiar, dan belajar menerima hasil dengan lapang dada. Itu bagian penting dari pendidikan karakter,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan seperti Pentas PAI juga dinilai mampu menciptakan lingkungan kompetisi yang sehat di sekolah serta mendorong siswa lebih aktif dalam kegiatan positif dan keagamaan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk terus berkembang dan menjauhkan mereka dari pengaruh negatif di lingkungan sekitar,” pungkasnya. (Putri)
