MTsN 15 Ciamis Maksimalkan MATAMUDA untuk Siapkan Generasi Berprestasi

Pendidikan31 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – MTsN 15 Ciamis menjadikan pelaksanaan Masa Ta’aruf Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai momentum untuk mengenali potensi peserta didik baru sejak hari pertama masuk madrasah. Selain memperkenalkan lingkungan sekolah, kegiatan juga diarahkan untuk memetakan minat dan bakat siswa sebagai dasar pembinaan selama menempuh pendidikan.

Beragam aktivitas disusun secara interaktif agar siswa tidak hanya mengenal budaya madrasah, tetapi juga lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru.

Kepala MTsN 15 Ciamis, Ook Muharawati melalui Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Iho Nurcholis, mengatakan MATAMUDA tahun ini dirancang lebih variatif dibanding pelaksanaan sebelumnya. Salah satu fokus utama ialah membantu peserta didik menemukan bidang yang sesuai dengan potensi masing-masing melalui kegiatan pemetaan talenta.

Menurutnya, proses tersebut melibatkan tim kelas unggulan yang selama ini membina berbagai program akademik maupun nonakademik di madrasah.

“Sejak awal kami ingin mengetahui potensi setiap siswa sehingga pembinaannya bisa lebih tepat sasaran. Karena itu, pemetaan bakat menjadi bagian penting dalam rangkaian MATAMUDA,” ujar Iho.

Ia menambahkan, proses pembelajaran di MTsN 15 Ciamis lebih menekankan keseimbangan antara penyampaian materi dan praktik langsung. Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif dalam membangun karakter peserta didik dibanding hanya memberikan teori di dalam kelas.

Salah satu pembiasaan yang langsung diperkenalkan kepada siswa baru adalah pelaksanaan salat duha berjamaah yang diikuti seluruh warga madrasah, mulai dari kelas VII hingga kelas IX. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diharapkan terbiasa menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengetahui materinya, tetapi juga langsung mempraktikkannya sehingga menjadi kebiasaan yang melekat,” katanya.

Di bidang pengembangan prestasi, MTsN 15 Ciamis tetap mempertahankan program kelas unggulan sebagai wadah pembinaan siswa sesuai kemampuan masing-masing. Untuk jalur akademik, madrasah menyiapkan kelas khusus bagi siswa yang diproyeksikan mengikuti berbagai kompetisi, termasuk olimpiade sains.

Sementara itu, program Natural Science (NR) lebih difokuskan pada pembelajaran berbasis praktik serta penguatan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Iho mengungkapkan, minat calon peserta didik terhadap kelas unggulan terus meningkat setiap tahunnya. Pada program kelas riset misalnya, jumlah pendaftar mencapai 94 orang, sedangkan kuota yang tersedia hanya 32 siswa sehingga diperlukan proses seleksi.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menjadi tantangan bagi kami untuk memilih peserta yang benar-benar sesuai dengan kriteria pembinaan,” tuturnya.

Pada tahun ajaran baru ini, MTsN 15 Ciamis menerima 249 peserta didik baru yang terbagi dalam delapan rombongan belajar. Jumlah tersebut bertambah dibanding tahun sebelumnya yang hanya membuka tujuh rombel.

Penambahan rombel dilakukan setelah madrasah memaksimalkan sarana yang tersedia guna mengakomodasi tingginya jumlah pendaftar serta memenuhi harapan masyarakat agar lebih banyak calon siswa dapat diterima.

Selain menyiapkan peserta didik, pihak madrasah juga terus meningkatkan kesiapan tenaga pendidik menghadapi implementasi kurikulum terbaru. Para guru secara rutin mengikuti pelatihan, baik secara langsung maupun melalui kegiatan daring, untuk memperkuat pemahaman terhadap sistem pembelajaran yang akan diterapkan.

Meski begitu, Iho mengakui penerapan kurikulum baru masih membutuhkan proses adaptasi, terutama dalam pelaksanaan di lapangan. Namun, hal tersebut tidak mengurangi komitmen madrasah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Kami terus berproses. Yang terpenting adalah seluruh guru memiliki semangat untuk belajar dan memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik,” ujarnya.

Dari sisi fasilitas, laboratorium komputer yang dimiliki MTsN 15 Ciamis masih mampu mendukung kegiatan pembelajaran meski penggunaannya harus dijadwalkan secara bergiliran. Ke depan, madrasah berharap dapat menambah ruang laboratorium dan memperbarui sejumlah perangkat agar proses belajar semakin optimal.

Pada pelaksanaan MATAMUDA tahun ini, peserta didik juga diajak berkeliling mengenal berbagai fasilitas serta tenaga pendidik melalui sistem pos atau stasiun. Konsep tersebut membuat suasana pengenalan madrasah lebih hidup dan interaktif.

Menurut Iho, perubahan pola kegiatan itu mendapat tanggapan positif dari para siswa. Bahkan, sejumlah peserta didik kelas VIII yang pernah mengikuti kegiatan serupa mengaku MATAMUDA tahun ini terasa lebih menarik dan menyenangkan.

“Kami ingin kesan pertama siswa terhadap madrasah menjadi pengalaman yang positif. Harapannya mereka merasa nyaman, percaya diri, dan siap mengikuti proses pembelajaran selama berada di MTsN 15 Ciamis,” pungkasnya. (Putri)