MTsN 1 Ciamis Sulap MATAMUDA Jadi Pengalaman Belajar yang Menyenangkan

Pendidikan17 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – Pelaksanaan MATAMUDA di MTsN 1 Ciamis juga dikemas dengan konsep yang interaktif dan menyenangkan. Berbagai aktivitas dirancang untuk membangun kedekatan antarpeserta didik sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri sejak hari pertama berada di lingkungan madrasah.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah sesi motivasi yang menghadirkan motivator muda, Jhon Husein. Dalam sesi tersebut, peserta didik diajak berinteraksi melalui berbagai permainan edukatif yang mendorong keberanian, kekompakan, serta semangat belajar.

Suasana semakin semarak ketika para siswa diminta menuliskan harapan dan cita-cita mereka, kemudian membuat pesawat dari selembar kertas dan menerbangkannya secara bersama-sama ke udara. Aksi tersebut menjadi simbol semangat peserta didik baru untuk meraih impian dan menatap masa depan dengan optimistis.

Kegiatan yang dikemas secara kreatif tersebut disambut antusias para peserta didik. Selain menciptakan suasana yang hangat dan menyenangkan, pendekatan itu juga membantu siswa baru lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan madrasah serta teman-teman barunya.

Kepala MTsN 1 Ciamis, Hj. Enok Robiah Adawiyah, mengatakan MATAMUDA tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan lingkungan madrasah kepada peserta didik baru, tetapi juga media untuk menanamkan karakter, kedisiplinan, dan budaya belajar sejak hari pertama.

Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan disusun dengan mengedepankan prinsip pendidikan ramah anak sehingga tidak ada praktik perpeloncoan maupun aktivitas di luar lingkungan madrasah.

“Seluruh kegiatan dilaksanakan di lingkungan madrasah. Tujuannya agar siswa baru mengenal sekolahnya dengan baik, bukan untuk memberikan tekanan atau perpeloncoan,” katanya.

Selama mengikuti MATAMUDA, peserta didik dikenalkan pada berbagai budaya positif yang menjadi rutinitas di MTsN 1 Ciamis. Di antaranya salat Dhuha berjamaah sebelum pembelajaran dimulai, tadarus Al-Qur’an, salat Zuhur berjamaah, hingga salat Ashar bagi siswa yang masih mengikuti kegiatan setelah jam pelajaran.

Enok menjelaskan, pembiasaan tersebut merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang menempatkan pembentukan karakter sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan.

Menurutnya, KBC mendorong guru untuk menghadirkan suasana belajar yang penuh penghargaan, kepedulian, dan kasih sayang sehingga peserta didik merasa nyaman dalam mengembangkan potensi dirinya.

Selain memperkuat pendidikan karakter, MTsN 1 Ciamis juga terus mengembangkan pembelajaran berbasis Deep Learning. Melalui pendekatan ini, siswa didorong memahami materi secara lebih mendalam melalui pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Enok mengatakan proses pembelajaran tidak selalu harus berlangsung di ruang kelas. Guru didorong memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih nyata.

“Kalau materinya tentang ibadah bisa dilaksanakan di masjid, praktik sains di laboratorium, atau pembelajaran berbasis teknologi di laboratorium komputer. Yang penting siswa benar-benar memahami materi yang dipelajari,” jelasnya.

Untuk memperkuat implementasi KBC dan Deep Learning, para guru secara rutin mengikuti pelatihan, workshop, serta pembinaan yang difasilitasi Kementerian Agama, termasuk pendampingan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis.

Ia mengakui penerapan konsep pembelajaran tersebut memerlukan proses penyesuaian. Namun, seluruh tenaga pendidik berkomitmen terus meningkatkan kompetensi agar mampu memberikan layanan pendidikan yang semakin berkualitas.

Pada tahun ajaran 2026/2027, MTsN 1 Ciamis menerima sebanyak 214 peserta didik baru. Selain mengikuti MATAMUDA, mereka juga menjalani tes pemetaan untuk penempatan pada kelas unggulan, seperti tahfiz Al-Qur’an, sains, dan olahraga.

Rangkaian MATAMUDA akan berlangsung hingga Sabtu dengan diisi berbagai kegiatan edukatif, termasuk kepramukaan dan pengenalan program-program unggulan madrasah.

Dalam waktu dekat, MTsN 1 Ciamis juga akan mengadakan kegiatan parenting sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara madrasah dan orang tua dalam mendampingi perkembangan peserta didik.

“Keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Orang tua juga harus memahami program madrasah agar pembinaan karakter anak berjalan selaras,” ujar Enok.

Menghadapi tahun ajaran baru, pihak madrasah juga telah melakukan penyesuaian pembagian tugas guru menyusul bertambahnya satu rombongan belajar kelas VII.

Enok berharap seluruh program yang telah disiapkan, termasuk penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dan pembelajaran Deep Learning, mampu mendukung lahirnya peserta didik yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki kompetensi sesuai harapan Kementerian Agama. (Putri)