MAN 3 Cijantung Ciamis Buka PMB, Siapkan Generasi Unggul dan Religius

Pendidikan8 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Cijantung Ciamis kembali membuka Penerimaan Murid Baru (PMB) untuk tahun ajaran 2026/2027. Madrasah yang mengusung sistem pendidikan berbasis asrama pesantren ini menawarkan penguatan studi keislaman melalui program tahfidz, tafsir, dan tamyiz Al-Qur’an.

Kepala MAN 3 Cijantung Ciamis, Iwan Setiawan, S.Pd., M.PFis, mengungkapkan bahwa tahapan seleksi peserta didik baru telah berlangsung sejak awal tahun. Saat ini, proses pendaftaran telah memasuki gelombang kedua yang dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan tahun 2026.

“Seleksi gelombang pertama sudah dilaksanakan, dan kini kami membuka gelombang kedua. Karena konsepnya berasrama, jumlah pendaftar memang tidak sebanyak sekolah umum,” kata Iwan.

Menurutnya, jumlah pendaftar pada tahap awal tercatat lebih dari 40 orang. Adapun daya tampung maksimal mencapai 200 siswa, disesuaikan dengan kapasitas asrama yang tersedia di lingkungan madrasah.

MAN 3 Cijantung menerapkan sistem pendidikan terpadu antara kurikulum formal dan pembinaan kepesantrenan. Seluruh peserta didik diwajibkan tinggal di asrama serta mengikuti aktivitas pendidikan yang terintegrasi dalam satu kawasan pesantren, mulai dari jenjang RA, MI, MTs, hingga MA.

Dalam penerapan kurikulum, madrasah tidak lagi menggunakan sistem penjurusan, melainkan pembagian kelompok mata pelajaran. Tiga kelompok yang tersedia meliputi bidang sains, sosial, dan keagamaan, dengan minat terbesar saat ini berada pada kelompok sosial.

Untuk menunjang kegiatan belajar, madrasah menyediakan berbagai fasilitas, seperti laboratorium komputer dan IPA, perpustakaan berpendingin udara, ruang kelas representatif, greenhouse, taman edukasi, kantin sehat, hingga sarana penunjang lain seperti masjid, aula, lapangan olahraga, poskestren, dan BMT.

Tak hanya diminati siswa lokal, MAN 3 Cijantung juga menarik minat pendaftar dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk luar Pulau Jawa seperti Sumatera, Kalimantan, dan Papua.

Dari sisi capaian akademik, lulusan MAN 3 Cijantung menunjukkan tren positif. Dari 69 siswa kelas XII tahun ini, sebanyak 41 siswa telah dinyatakan lolos ke perguruan tinggi negeri.

“Sekitar 60 persen sudah diterima di PTN, dan masih ada peluang dari jalur SNBT maupun seleksi mandiri. Tahun sebelumnya bahkan mendekati 75 persen yang lolos ke PTN,” jelasnya.

Ia menambahkan, secara keseluruhan hampir 95 persen lulusan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sementara sebagian kecil lainnya memilih bekerja atau melanjutkan pendidikan ke pesantren.

Untuk jadwal PMB, gelombang pertama telah dilaksanakan pada Januari hingga Maret 2026, dengan tes seleksi pada 31 Maret dan pengumuman pada 1 April. Sementara gelombang kedua dibuka April hingga Juli 2026, dengan pelaksanaan tes pada 4 Juli dan pengumuman hasil seleksi pada 6 Juli 2026.

Iwan berharap seluruh kuota penerimaan dapat terpenuhi serta calon siswa yang mendaftar memiliki kesiapan secara akademik dan karakter.

“Kami berharap calon siswa memiliki kemauan belajar yang kuat serta kesiapan mengikuti sistem pendidikan berbasis pesantren. Namun pada dasarnya, semua yang siap mondok dan belajar akan kami terima,” tandasnya. (Putri)