Lewat Seminar Parenting, Generasi Rabbani Ciamis Bangun Kesadaran Pentingnya Peran Keluarga

Pendidikan71 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – Peran keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak usia dini. Menyadari hal tersebut, Raudhatul Athfal (RA) Generasi Rabbani Ciamis mengadakan seminar parenting yang ditujukan bagi orang tua siswa di salah satu hotel di Kabupaten Ciamis, Sabtu (10/10/2026).

Mengusung tema “Mengubah Kekhawatiran Tumbuh Kembang Menjadi Dukungan Tepat Sasaran”, kegiatan ini mengajak orang tua mengenali kebutuhan anak sesuai tahap perkembangannya serta memahami bentuk pendampingan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Seminar tersebut sekaligus menjadi upaya sekolah untuk membangun kesepahaman dengan keluarga dalam menerapkan pola pengasuhan yang mendukung proses belajar anak, baik di rumah maupun di lingkungan pendidikan.

Kepala RA Generasi Rabbani Ciamis, Khomsatun Zulaikha, mengatakan bahwa keterlibatan orang tua merupakan bagian penting dari program pendidikan yang dijalankan sekolah. Menurutnya, proses mendidik anak tidak cukup hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi perlu dilanjutkan melalui kebiasaan positif di rumah.

Ia menjelaskan, kesamaan pemahaman antara guru dan orang tua dapat membantu anak memperoleh arahan yang konsisten. Dengan begitu, stimulasi yang diberikan kepada anak bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan tahapan usianya.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap sekolah dan orang tua memiliki pemahaman yang sama tentang pola asuh anak. Dengan demikian, pendampingan yang diberikan bisa selaras sehingga stimulasi terhadap tumbuh kembang anak dapat lebih maksimal,” ujar Khomsatun.

Dalam proses pengasuhan, orang tua dihadapkan pada berbagai tantangan yang terus berkembang. Khomsatun menyoroti penggunaan gawai dan berkurangnya interaksi langsung sebagai hal yang perlu mendapat perhatian dalam mendampingi anak pada usia dini.

BACA JUGA:  Program Hibah DOC Ayam Sentul Dorong Pertumbuhan Peternak Lokal di Ciamis

Menurutnya, anak membutuhkan interaksi yang memadai dengan keluarga untuk menunjang perkembangan sosial dan emosionalnya. Karena itu, orang tua perlu lebih cermat dalam mengatur penggunaan perangkat digital sekaligus menyediakan ruang bagi anak untuk berkomunikasi dan beraktivitas bersama keluarga.

Tantangan lainnya muncul dari kesibukan pekerjaan yang membuat sebagian orang tua tidak selalu memiliki banyak waktu untuk mendampingi anak.

Meski demikian, Khomsatun menilai keterbatasan waktu tetap dapat disiasati dengan membangun kebersamaan yang berkualitas. Perhatian, komunikasi, dan pendampingan yang sesuai kebutuhan anak menjadi hal yang perlu diutamakan.

“Orang tua yang memiliki keterbatasan waktu tetap bisa membangun hubungan yang baik dengan anak melalui cara-cara tertentu. Yang terpenting, ada perhatian dan pendampingan yang berkualitas,” katanya.

Ia menambahkan, respons orang tua terhadap kegiatan tersebut cukup positif. Jumlah peserta yang mengikuti seminar telah melampaui 50 persen dari target siswa yang diharapkan berpartisipasi.

Khomsatun berharap kegiatan serupa dapat meningkatkan kesadaran keluarga mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini. Ia juga menginginkan agar komunikasi antara orang tua dan sekolah semakin terbuka, sehingga berbagai kebutuhan perkembangan anak dapat ditangani melalui kerja sama yang baik.

Sekretaris Yayasan Generasi Rabbani Ciamis, Mochamad Fadli Usman, menjelaskan bahwa seminar parenting merupakan program berkala yang dilaksanakan yayasan sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun.

BACA JUGA:  Rohis Tingkat Kabupaten Ciamis Resmi Dikukuhkan, Jadi Wadah Penguatan Karakter Pelajar

Pelaksanaan secara tatap muka pada tahun ini menjadi kesempatan bagi pihak sekolah dan orang tua untuk memperkuat hubungan serta membangun komitmen bersama dalam mendidik anak.

Fadli menegaskan, tanggung jawab pendidikan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada lembaga sekolah. Keluarga memiliki peran besar dalam membentuk kebiasaan, sikap, dan karakter anak melalui interaksi sehari-hari.

Ia juga mengingatkan bahwa keberadaan orang tua secara fisik di rumah perlu diiringi keterlibatan aktif dalam kehidupan anak. Perhatian terhadap perasaan, kebutuhan, dan aktivitas anak menjadi bagian penting dari pengasuhan.

“Seminar parenting ini menjadi pengingat bahwa peran orang tua di rumah sangat penting bagi perkembangan anak di kemudian hari. Pendidikan tidak bisa hanya diserahkan kepada sekolah, tetapi harus berjalan bersama dengan keluarga,” ungkap Fadli.

Selain memperkuat kolaborasi dengan orang tua, Yayasan Generasi Rabbani Ciamis turut mendorong pembelajaran yang mengedepankan nilai kasih sayang dan pembentukan karakter.

Penerapan nilai tersebut dilakukan melalui pembiasaan sederhana, seperti mengajarkan anak menghormati teman, menunjukkan sikap saling menyayangi, serta tidak melakukan kekerasan fisik maupun verbal.

Fadli menjelaskan, pembiasaan perilaku positif diharapkan dapat membantu anak memahami pentingnya menghargai orang lain. Nilai-nilai tersebut juga menjadi landasan dalam membentuk kepribadian anak sejak dini.

Upaya meningkatkan mutu pendidikan juga dilakukan melalui pengembangan program belajar dan fasilitas yang mendukung kebutuhan anak. Yayasan berupaya menghadirkan kegiatan yang dapat merangsang kemampuan sensorik dan motorik sekaligus memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi potensinya.

BACA JUGA:  MUI Ciamis Dorong Santri Aktif Berdakwah dan Berwirausaha Lewat Media Sosial

Program yang dijalankan di RA Generasi Rabbani Ciamis antara lain pembelajaran tahfiz, pengenalan bahasa Inggris, dan kegiatan belajar melalui sistem kelas berbasis sentra.

Melalui pendekatan tersebut, anak mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai aktivitas bermain sambil belajar dengan mempertimbangkan minat serta kebutuhan perkembangannya.

Pada tahun ajaran 2026/2027, RA Generasi Rabbani Ciamis tercatat memiliki sekitar 173 siswa dengan dukungan kurang lebih 25 tenaga pendidik dan staf.

Fadli berharap pengembangan pendidikan di lembaga tersebut mampu memberikan hasil yang lebih luas daripada sekadar memenuhi tahapan formal pendidikan. Ia ingin setiap anak memiliki karakter yang baik, berkembang sesuai potensinya, serta dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Kami berharap lulusan RA Generasi Rabbani tidak hanya menjadi lulusan secara administratif, tetapi juga mampu berkembang dan memberikan dampak positif di lingkungan mereka. Kami ingin masyarakat semakin menyadari bahwa pendidikan anak usia dini merupakan tahap yang sangat penting dalam membentuk generasi masa depan,” tuturnya.

Melalui penguatan program pembelajaran dan edukasi bagi orang tua, RA Generasi Rabbani Ciamis berupaya membangun lingkungan pendidikan yang melibatkan keluarga secara aktif.

Sinergi antara rumah dan sekolah diharapkan dapat membantu anak memperoleh pendampingan yang konsisten, sehingga perkembangan kemampuan, pembentukan karakter, dan kebutuhan emosionalnya dapat diperhatikan secara seimbang. (Putri)