KKRA Ciamis Hadirkan Lomba Ramadan untuk Bangun Karakter Anak Sejak Dini

Pendidikan26 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Kabupaten Ciamis menggelar berbagai perlombaan bagi siswa Raudhatul Athfal (RA) dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Ramadhan Ceria, Ramadhan Bahagia Penuh Cinta.”

Sejumlah jenis lomba dipertandingkan dalam kegiatan ini, antara lain lomba kreasi menggambar dan mewarnai hihid-kipas tradisional khas Sunda yang terbuat dari anyaman bambu berbentuk persegi dengan pegangan—serta lomba salat berjamaah, membaca Asmaul Husna, dan lomba tari bernuansa islami. Beberapa perlombaan dilaksanakan secara daring melalui kanal YouTube.

Rangkaian kegiatan diawali dengan seleksi peserta di tingkat kecamatan atau zona wilayah KKRA. Peserta yang berhasil lolos dari tahap tersebut kemudian berhak melanjutkan ke babak perlombaan tingkat kabupaten.

Ketua KKRA Kabupaten Ciamis, Hj. Lalis Lismaidah, M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menghadirkan suasana gembira bagi anak-anak dalam menyambut Ramadan sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini.

Menurutnya, kegiatan ini juga melibatkan peran orang tua, baik ayah maupun ibu. Bahkan di beberapa RA, lomba tersebut dikaitkan dengan program kebersamaan keluarga, seperti kegiatan “satu hari bersama ayah”, sehingga anak dan ayah dapat mengikuti lomba secara bersama.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini terbilang sangat tinggi. Panitia semula memperkirakan jumlah peserta sekitar 4.000 anak, namun pendaftar yang mengikuti perlombaan justru mencapai sekitar 8.000 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Ciamis.

Ia menambahkan, peserta terbanyak berasal dari Kecamatan Cipaku dengan jumlah sekitar 720 anak. Jumlah tersebut jauh melampaui target awal panitia.

Lalis menjelaskan, kegiatan lomba ini juga mendukung penguatan kurikulum pendidikan anak usia dini yang menitikberatkan pada pembentukan karakter, nilai kebersamaan, serta penanaman rasa cinta terhadap kegiatan keagamaan.

Dalam lomba salat berjamaah, aspek yang dinilai lebih difokuskan pada kedisiplinan dan kekompakan gerakan anak saat melaksanakan salat bersama. Para peserta diminta membaca surat Al-Fatihah dan An-Nas, sementara penilaian diarahkan pada keteraturan gerakan dan kebersamaan dalam berjamaah.

Ia mengakui bahwa mengarahkan anak-anak usia RA untuk tertib dalam salat berjamaah bukanlah hal yang mudah, sehingga panitia memberikan apresiasi tinggi kepada peserta yang mampu mengikuti kegiatan tersebut dengan baik.

Sementara itu, lomba tari yang dipertandingkan mengangkat tema tarian islami yang menggambarkan semangat dan kegembiraan dalam menyambut bulan Ramadan.

Seleksi tingkat kecamatan dilaksanakan dalam beberapa zona wilayah. Untuk Zona 1 yang meliputi Kecamatan Ciamis, Sadananya, dan Cikoneng, kegiatan dilaksanakan pada Kamis. Selanjutnya, seleksi di Zona 5 yang mencakup wilayah Banjarsari, Lakbok, Pamarican, dan Banjaranyar dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya.

Dari seluruh kategori lomba, kegiatan menggambar dan mewarnai menjadi yang paling diminati peserta. Dalam proses penilaian, panitia membagi peserta ke dalam kelompok per 100 orang untuk menentukan enam pemenang pada masing-masing kelompok.

Selain perlombaan, KKRA juga memperkenalkan makna filosofis dari kata “RAMADHAN” sebagai nilai pembelajaran bagi anak-anak, yaitu Rajin ibadah, Akhlak mulia, Mengaji Al-Qur’an, Amanah, Disiplin, Hormat kepada orang tua dan guru, Aktif serta ceria, dan Niat yang ikhlas.

Melalui kegiatan tersebut, KKRA berharap anak-anak RA di Kabupaten Ciamis dapat menyambut bulan Ramadan dengan penuh kegembiraan, meningkatkan semangat beribadah, serta menumbuhkan karakter positif sejak usia dini.