CIAMIS, AMNN.CO.ID – Ketua Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Kabupaten Ciamis mendorong peningkatan kemampuan guru-guru RA melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) pengolahan ikan. Acara ini terselenggara berkat kerja sama dengan Dinas Peternakan pada Kamis (11/12/2025).
Lalis Lismaidah, Ketua KKRA Ciamis, menjelaskan bahwa kegiatan Bimtek ini merupakan salah satu upaya nyata dari program kolaborasi antar dinas yang telah direncanakan sebelumnya.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menambah wawasan peserta dalam mengolah ikan menjadi berbagai produk kreatif yang menarik bagi anak-anak,” kata Lalis.
Ia menambahkan bahwa selama ini pengolahan ikan di sekolah maupun rumah tangga masih sederhana, biasanya hanya digoreng, dibuat pepes, atau dijadikan sayur sop. Melalui Bimtek ini, diharapkan ketua KKRA bisa menjadi pionir inovasi pengolahan ikan di wilayah masing-masing.
Lalis menyoroti bahwa banyak guru RA yang memiliki keterampilan dalam memasak, seperti membuat dimsum atau pempek berbahan ikan, namun belum semua dapat menyalurkan kemampuannya. Karena kegiatan ini diikuti perwakilan tiap kecamatan, ia berharap pengetahuan yang diperoleh bisa disebarkan ke guru-guru lain.
Selain itu, Lalis menekankan pentingnya variasi olahan ikan, seperti burger ikan, yang lebih menarik bagi anak-anak sehingga bisa menjadi cara baru mengenalkan konsumsi ikan sejak usia dini.
“Anak-anak sudah familiar dengan burger, jadi bila berbahan ikan, ini dapat menumbuhkan minat mereka mengonsumsi makanan bergizi,” jelasnya.
Lalis juga mengingatkan bahwa ikan nila yang digunakan dalam Bimtek memiliki kandungan gizi tinggi, seperti protein, omega-3, vitamin, dan mineral penting yang mendukung tumbuh kembang anak. Konsumsi ikan juga diyakini membantu mencegah stunting karena mampu memenuhi kebutuhan gizi harian anak.
Selain mengajar, guru RA memiliki peran moral untuk mendorong anak-anak agar memiliki kebiasaan makan sehat.
“Guru RA berada paling dekat dengan anak-anak, mereka bisa memberi contoh dan menanamkan kebiasaan makan bergizi. Kegiatan seperti ini membuat guru lebih percaya diri mengenalkan olahan ikan sehat kepada anak-anak,” ujar Lalis.
Lalis menutup dengan apresiasi atas dukungan Dinas Peternakan, termasuk pemberian ratusan paket ikan ke sekolah RA sepanjang tahun ini. (Putri)
