Kesadaran Zakat Masih Rendah, Baznas Kota Tasik Tingkatkan Edukasi ke Masyarakat

Daerah53 Dilihat

Berita Kota Tasik, amnn.co.id/ – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tasikmalaya menargetkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp 9 miliar pada tahun 2025.

Hingga September 2025, realisasi penghimpunan ZIS baru mencapai sekitar 62 persen atau senilai Rp 5,58 miliar.

Ketua Baznas Kota Tasikmalaya, H. Nasihin, S.IP, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pembinaan rutin kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat kecamatan, masjid, sekolah, serta lingkungan pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat.

“Sampai Oktober, total penghimpunan mencapai Rp 5,58 miliar atau 62 persen dari target. Pembinaan rutin terus kami lakukan, termasuk pertemuan dengan para muzakki agar pembayaran zakat dilakukan secara konsisten dan tidak berpindah ke lembaga lain,” ujarnya.

Nasihin menuturkan bahwa pemahaman masyarakat terkait kewajiban zakat masih berada di bawah 40 persen. Banyak masyarakat yang sudah menyalurkan infak dan sedekah, namun belum seluruhnya disampaikan melalui Baznas.

“Masih ada sebagian yang enggan melaporkan zakatnya melalui Baznas. Sebagian juga langsung menyalurkan kepada mustahik di lingkungannya. Ini menjadi PR kami untuk meningkatkan pemahaman agar penyaluran zakat sesuai ketentuan,” katanya.

BACA JUGA:  Kuota Haji Kota Tasikmalaya 2026 Tertinggi di Priangan Timur

Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan, termasuk melakukan studi banding ke Baznas Kabupaten Ciamis yang dinilai berhasil dalam pengelolaan ZIS.

Dari 69 kelurahan di Kota Tasikmalaya, sebanyak 40 kelurahan kini telah membentuk UPZ dan sudah rutin melakukan penghimpunan.

“Meski UPZ kelurahan sudah terbentuk, tingkat pengumpulan masih rendah, rata-rata hanya Rp 500 ribu hingga Rp 3 juta per bulan. Tapi ini sudah menunjukkan kemajuan,” tambah Nasihin.

Baznas Kota Tasikmalaya juga membuka donasi kemanusiaan, termasuk untuk Palestina, yang akan disalurkan melalui Baznas RI. Ia optimistis target penghimpunan ZIS tahun ini bisa mencapai minimal 80 persen.

“Kami berharap para muzakki di Tasikmalaya semakin sadar untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas. Insyaallah aman, syar’i, sesuai regulasi, dan manfaatnya kembali untuk masyarakat Tasikmalaya,” tutupnya.