Kemenag Sebut MTsN 3 Kota Tasikmalaya Berhasil Padukan Seni dan Pendidikan

Pendidikan48 Dilihat

KOTA TASIK, AMNN.CO.ID – Suasana peringatan Milad ke-48 MTs Negeri 3 Kota Tasikmalaya berlangsung meriah melalui gelaran Festival Seni Budaya yang menghadirkan berbagai penampilan kesenian tradisional hingga atraksi barongsai. Dalam momentum tersebut, madrasah juga memperkenalkan batik khas sebagai identitas baru sekolah.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah itu turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, H. Agus Buhori. Ia mengapresiasi upaya MTsN 3 Kota Tasikmalaya dalam menghadirkan ruang kreativitas berbasis budaya di lingkungan pendidikan.

Menurut Agus Buhori, penyelenggaraan festival budaya menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga aktif mengembangkan potensi seni dan budaya di kalangan siswa.

“Saya mengapresiasi kegiatan Festival Seni Budaya dan Milad ke-48 MTs Negeri 3 Kota Tasikmalaya. Ini menjadi kegiatan positif dalam pengembangan budaya di lingkungan madrasah,” katanya.

Ia menilai peluncuran motif batik khas madrasah merupakan langkah inovatif yang dapat memperkuat identitas sekolah. Batik tersebut nantinya digunakan oleh guru dan siswa sebagai ciri khas MTsN 3 Kota Tasikmalaya.

BACA JUGA:  PMB 2026 Dibuka, STIA YPPT Priatim Tasikmalaya Tawarkan Kuliah Cepat hingga S2

Selain itu, penampilan barongsai dalam festival budaya juga mendapat perhatian khusus. Agus menyebut pertunjukan tersebut mencerminkan semangat keterbukaan dan keberagaman budaya yang dapat dikenalkan kepada para siswa.

“Penampilan barongsai menjadi sesuatu yang menarik karena jarang ditampilkan di lingkungan madrasah. Ini menunjukkan adanya perpaduan budaya yang positif,” ujarnya.

Menurutnya, madrasah memiliki tanggung jawab menjaga dan melestarikan budaya lokal agar tetap dikenal generasi muda di tengah perkembangan zaman dan arus budaya modern.

Ia mengatakan, pelestarian budaya bisa dilakukan melalui berbagai kegiatan kreatif, seperti penggunaan batik daerah maupun pembinaan kesenian tradisional yang tumbuh di masyarakat.

“Budaya lokal harus tetap dijaga dan dikembangkan. Madrasah memiliki peran penting untuk merawat nilai budaya tersebut,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Agus Buhori juga menyampaikan komitmen Kementerian Agama untuk terus mendukung pengembangan madrasah di Kota Tasikmalaya, baik melalui peningkatan kualitas tenaga pendidik maupun penyediaan sarana pendidikan secara bertahap.

Ia berharap MTs Negeri 3 Kota Tasikmalaya semakin maju dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta dunia pendidikan.

BACA JUGA:  Gerak Jalan Sehat HAB ke-80 Kanwil Kemenag Jabar di Tasikmalaya Jadi Simbol Kerukunan Umat Beragama

“Semoga MTs Negeri 3 Kota Tasikmalaya terus berkembang, semakin maju, dan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (ERNA)