Kemenag Ciamis Perkuat Tata Kelola Madrasah Lewat Penyusunan SOP dan MORA

Daerah16 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – Standar operasional prosedur (SOP) di madrasah negeri di Kabupaten Ciamis belum seragam. Kondisi ini mendorong Kelompok Kerja Tata Usaha (KKTU) Kementerian Agama setempat menggelar bimbingan teknis penyusunan Manajemen Risiko Organisasi (MORA) dan SOP, Rabu (22/4/2026).

Kepala Kemenag Ciamis, H. Asep Lukman Hakim, mengatakan SOP menjadi instrumen penting untuk memastikan layanan publik berjalan terukur. Tanpa standar yang jelas, kualitas layanan sulit dievaluasi.

“Setiap layanan harus punya ukuran. SOP itu yang menjadi acuannya,” kata Asep.

Ia menilai, meski madrasah tidak berhadapan langsung dengan masyarakat luas, peserta didik tetap harus diposisikan sebagai penerima layanan. Karena itu, standar pelayanan, termasuk administrasi, perlu disusun secara rinci.

Menurut Asep, seluruh satuan kerja ditargetkan sudah memiliki SOP usai kegiatan ini. Pelaksanaannya akan diawasi melalui monitoring internal dan audit kinerja berbasis risiko oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama.

Ketua KKTU MTs Kabupaten Ciamis, Jamaludin, menyebut ketidaksamaan SOP selama ini menjadi kendala di lapangan. Tiap madrasah, kata dia, berjalan dengan pola masing-masing.

BACA JUGA:  Dua Kepala Sekolah SD di Ciamis Meninggal Dunia, Jabatan Kepsek Kembali Lowong

“Belum ada standar baku yang sama. Itu yang ingin kita benahi,” ujarnya.

Ia menambahkan, bimtek menghadirkan narasumber dari Kantor Wilayah Kemenag, meliputi unsur tenaga kependidikan, hukum, serta organisasi dan tata laksana. Materi difokuskan pada penyusunan SOP yang terintegrasi dengan MORA.

Hasilnya diharapkan dapat langsung diterapkan di masing-masing madrasah. KKTU, kata Jamaludin, juga akan memantau implementasinya melalui koordinasi dengan pimpinan.

“Ke depan harus seragam, supaya alur kerja dan layanan tidak berbeda-beda,” kata dia. (Putri)