Kemenag Ciamis Peringati HUT RI ke-81 dengan Dzikir dan Doa Bersama

Daerah13 Dilihat

CIAMIS, AMNN.CO.ID – Suasana malam menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis diisi dengan dzikir dan doa bersama.

Kegiatan tasyakur kemerdekaan tersebut digelar di Masjid Kantor Kemenag Ciamis, Minggu malam (16/8/2026). Selain menjadi ungkapan syukur atas kemerdekaan, kegiatan itu juga dimanfaatkan untuk mendoakan Indonesia agar senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, serta keberkahan.

Kepala Kemenag Kabupaten Ciamis, H. Asep Lukman Hakim, menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi pengingat untuk terus menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan berbagai ikhtiar positif.

“Di usia kemerdekaan yang ke-81 ini, mari kita panjatkan rasa syukur, mendoakan bangsa Indonesia, dan bersama-sama berusaha memberikan yang terbaik untuk masa depan bangsa,” kata H. Asep.

Ia menilai kehidupan masyarakat Ciamis yang relatif harmonis menjadi modal penting dalam menjaga persatuan. Perbedaan agama, suku, budaya, dan adat istiadat, menurutnya, bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang harus dirawat bersama.

BACA JUGA:  Gema Harmoni XVII MAN 3 Cijantung Ciamis Berakhir Sukses

“Kondisi masyarakat Ciamis yang dapat hidup berdampingan secara rukun dan toleran merupakan kekuatan. Keberagaman yang ada di Indonesia harus kita jadikan perekat dalam mempertahankan keutuhan NKRI,” ujarnya.

H. Asep juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik antarumat beragama. Sebab, apabila kerukunan terganggu oleh konflik atau gesekan, hal tersebut dapat berdampak terhadap stabilitas kehidupan masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempertahankan suasana Ciamis yang aman, damai, dan toleran.

“NKRI harga mati. Mari kita rawat kerukunan dan jangan mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan,” tegasnya.

Kemenag Ciamis Kejar Partisipasi Sulingjar 2026

Dalam arahannya, H. Asep turut menyoroti pelaksanaan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026 di lingkungan madrasah.

Ia meminta jajaran yang menangani bidang pendidikan untuk lebih aktif melakukan pendampingan, pemantauan, serta memastikan seluruh satuan pendidikan menjalankan Sulingjar sesuai jadwal dan ketentuan.

Satuan pendidikan yang diminta berpartisipasi mencakup jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

BACA JUGA:  Disnakkan Ciamis bersama MUI dan DMI Gelar Sosialisasi Qurban Aman dan Halal

Menurut H. Asep, tingkat keikutsertaan dalam Sulingjar perlu menjadi perhatian bersama. Data yang diperoleh dari survei tersebut dapat digunakan sebagai salah satu bahan untuk melihat kondisi lingkungan belajar sekaligus menjadi dasar evaluasi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

“Kita perlu memastikan seluruh madrasah binaan mengikuti Sulingjar. Pembina dan pengawas juga harus melakukan monitoring sehingga pelaksanaannya tidak terlewat,” katanya.

Ia berharap seluruh unsur terkait bergerak bersama agar partisipasi madrasah di Kabupaten Ciamis dalam Sulingjar 2026 dapat meningkat.

ASN Diingatkan Profesional dan Peduli Sesama

Selain membahas pendidikan, Kepala Kemenag Ciamis mengingatkan para ASN agar menjalankan pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Profesionalitas, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, kata dia, merupakan bagian penting dari pengabdian sebagai ASN Kementerian Agama.

Dalam kesempatan yang sama, disampaikan pula informasi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat mengenai gerakan kepedulian ASN terhadap warga yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

BACA JUGA:  Petani Ciamis Dapat Fasilitasi Mesin Perajang hingga Alat Pertanian Lewat Bimtek

H. Asep mengajak seluruh jajaran Kemenag Ciamis untuk ikut menunjukkan kepedulian melalui bantuan sesuai kmampuan masing-masing.

“Ketika ada saudara kita yang sedang menghadapi musibah, kepedulian kita sangat berarti. Mari bersama-sama membantu sebagai wujud solidaritas dan nilai kemanusiaan,” tuturnya.

Ia berharap tasyakur kemerdekaan menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur sekaligus meningkatkan semangat pengabdian. Menjaga kerukunan, meningkatkan kualitas pendidikan, bekerja secara profesional, dan membantu sesama dinilai sebagai bentuk nyata dalam mengisi kemerdekaan.

Dengan semangat tersebut, Kemenag Ciamis berkomitmen turut menjaga suasana daerah yang kondusif serta mendorong terciptanya masyarakat yang rukun, toleran, dan berdaya saing demi kemajuan bangsa. (Putri)