CIAMIS, AMNN.CO.ID – Invitasi Olahraga Karakter jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Kabupaten Ciamis yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis bersama Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Kabupaten Ciamis telah selesai dilaksanakan dengan sukses. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus penyaluran bakat siswa di bidang olahraga.
Ketua KKG PJOK Kabupaten Ciamis, Rais Ikhsan Milki, mengatakan kegiatan ini diikuti perwakilan dari 25 kecamatan dengan mempertandingkan cabang olahraga sepak bola, bola voli, dan sepak takraw.
Menurutnya, invitasi tersebut digelar sebagai upaya mengakomodasi potensi siswa sekolah dasar pada cabang olahraga yang belum terwadahi dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan ruang bagi siswa yang memiliki minat dan bakat di cabang olahraga sepak bola, bola voli, dan sepak takraw agar mereka memiliki kesempatan untuk berkompetisi dan mengembangkan kemampuannya,” ujarnya.
Rais mengungkapkan, meskipun tidak seluruh kecamatan dapat mengirimkan peserta karena keterbatasan anggaran dan kondisi masing-masing wilayah, antusiasme peserta yang hadir sangat tinggi. Cabang bola voli menjadi nomor yang paling banyak diikuti karena mempertandingkan kategori putra dan putri, sementara sepak bola hanya diikuti kategori putra.
Ia menilai kualitas permainan yang ditunjukkan para peserta cukup membanggakan dan menunjukkan potensi besar atlet muda Kabupaten Ciamis.
“Melihat penampilan mereka di lapangan, kemampuan siswa-siswi SD ini sangat luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa potensi olahraga, khususnya bola voli, sepak bola, dan sepak takraw di Kabupaten Ciamis cukup baik dan memiliki peluang untuk terus berkembang,” katanya.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong perkembangan cabang olahraga sepak takraw yang selama ini belum sepopuler sepak bola dan bola voli di kalangan pelajar.
Rais menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan invitasi tahun ini menjadi modal penting untuk pelaksanaan kegiatan serupa pada tahun-tahun mendatang. Bahkan, ia berharap program tersebut dapat diadopsi oleh kabupaten dan kota lain sehingga ke depan dapat berkembang menjadi kompetisi tingkat provinsi.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan sukses. Semoga ke depan semakin banyak daerah yang menggelar kegiatan serupa sehingga nantinya bisa terbentuk kompetisi berjenjang hingga tingkat provinsi,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini tidak hanya mencari bibit atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang sportif, disiplin, dan bertanggung jawab.
“Harapan kami, dari kegiatan ini lahir atlet-atlet muda yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi juga karakter yang kuat sebagai generasi emas Indonesia di masa depan,” pungkasnya. (Putri)











