Ciamis, AMNN.co.id – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Ciamis melaporkan adanya peningkatan konsumsi ikan di daerah tersebut selama bulan Ramadan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Disnakan Ciamis, drh. Asri Kurnia, melalui Ketua Tim Substansi P2HP (Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan), Eli Heryati.
Menurut Eli, meskipun data yang dihimpun Disnakan lebih mengacu pada konsumsi ikan tahunan, tren peningkatan konsumsi ikan selama Ramadan terlihat cukup signifikan.
“Kami menghitung konsumsi ikan per tahun. Pada tahun lalu, konsumsi ikan di Kabupaten Ciamis tercatat sekitar 26.000 ton, dengan produksi ikan mencapai 60.000 ton,” ujar Eli.
Eli menjelaskan, meskipun penghitungan konsumsi ikan secara harian sulit dilakukan, jenis ikan yang paling banyak dikonsumsi selama bulan Ramadan adalah ikan nila dan lele. Di pasar, harga ikan nila saat ini berada di kisaran Rp30.000 per kilogram, sementara ikan lele dijual dengan harga sekitar Rp27.000 per kilogram.
Sementara itu, konsumsi daging ayam dan telur di Kabupaten Ciamis tetap stabil tanpa adanya lonjakan permintaan atau harga yang signifikan.
Namun, Eli mengingatkan bahwa lonjakan permintaan ikan diperkirakan akan terjadi menjelang hari raya, sebagaimana yang sudah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
Program Makanan Bergizi (MBG) yang digagas oleh pemerintah turut berperan dalam meningkatkan kecukupan gizi masyarakat, termasuk konsumsi ikan.
Program ini diharapkan dapat mendukung masyarakat dalam menjaga kesehatan, terutama selama bulan Ramadan, mengingat ikan merupakan sumber protein yang kaya akan nutrisi.
Peningkatan konsumsi ikan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat, serta mendorong peningkatan produksi dan distribusi ikan di Kabupaten Ciamis. (PUTRI)