Calon Jemaah Haji Kota Tasik Siap Berangkat, Usia Termuda 15 Tahun

Daerah96 Dilihat

TASIK KOTA, AMNN.CO.ID — Rentang usia calon jemaah haji Kota Tasikmalaya tahun 2026 terbilang cukup beragam, mulai dari 15 tahun hingga 86 tahun. Meski berbeda usia, seluruhnya dipastikan siap berangkat ke Tanah Suci setelah dinyatakan memenuhi syarat istita’ah, terutama dari sisi kesehatan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (KHU) Kota Tasikmalaya, H. Husna Mustopa, mengatakan total jemaah yang akan berangkat tahun ini mencapai 1.339 orang. Seluruhnya telah menyelesaikan proses pelunasan dan mengikuti rangkaian bimbingan manasik.

“Alhamdulillah, yang melunasi adalah mereka yang sudah memenuhi syarat, terutama secara kesehatan,” ujarnya saat kegiatan Manasik Haji Terintegrasi tingkat kota di Graha Tasmalia, Kamis (2/4/2026).

Ia menjelaskan, pembekalan jemaah dilakukan secara bertahap, mulai dari tingkat kecamatan hingga kota. Manasik tingkat kota menjadi penguatan akhir sebelum keberangkatan.

Materi yang diberikan meliputi tata cara pelaksanaan ibadah haji, kesehatan jemaah, serta aturan selama berada di Tanah Suci. Hal ini bertujuan agar jemaah memiliki kesiapan menyeluruh.

Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan dukungan melalui kebijakan, termasuk adanya peraturan daerah (Perda) yang mengatur pembiayaan transportasi keberangkatan dan pemulangan jemaah.

BACA JUGA:  Keberhasilan Gate Parkir Food Court Dorong Dishub Ciamis Perluas Penerapan di Sejumlah Fasilitas Publik

Adapun jadwal keberangkatan terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 4 pada 23 April, kloter 20 pada 5 Mei, serta kloter 28 dan 29 pada 13 Mei 2026.

Husna mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan. Ia menekankan bahwa kesiapan fisik dan mental menjadi kunci kelancaran ibadah haji.

“Jemaah diharapkan terus menjaga kesehatan, serta mempersiapkan diri secara keilmuan, fisik, dan psikologis,” katanya.

Terkait situasi di Timur Tengah, ia memastikan tidak ada gangguan berarti terhadap pelaksanaan ibadah haji. Pemerintah Arab Saudi juga disebut telah siap menerima jemaah dari berbagai negara.

“Sejauh ini kondisi masih normal dan pemerintah juga telah menyiapkan langkah mitigasi,” ujarnya. (Putri)