ATR/BPN Raih Penghargaan Outstanding Government Collaboration dari Kementerian ESDM

Nasional34 Dilihat

JAKARTA, AMNN.CO.ID — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meraih penghargaan Outstanding Government Collaboration dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kamis (20/8/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan sinergi Kementerian ATR/BPN dalam mendukung pengembangan energi panas bumi atau geotermal di Indonesia.

Penghargaan diserahkan dalam rangkaian kegiatan The 10th Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition (IIGCE) 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC).

Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi Kementerian ATR/BPN, Deni Santo, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi Kementerian ATR/BPN dalam mendukung berbagai proyek pengembangan panas bumi di Indonesia.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan bahwa Kementerian ATR/BPN memberikan kontribusi yang nyata untuk pengembangan panas bumi di Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM dan penyelenggara IIGCC atas penghargaan ini,” ujar Deni Santo seusai menerima penghargaan di Jakarta.

Menurut Deni, pengembangan proyek geotermal tidak terlepas dari aspek pertanahan. Karena itu, Kementerian ATR/BPN memiliki peran dalam memastikan kebutuhan tanah untuk pembangunan proyek dapat dipenuhi sekaligus memberikan kepastian hukum atas tanah yang digunakan.

Dukungan tersebut antara lain dilakukan melalui proses pengadaan tanah untuk pembangunan proyek geotermal, termasuk sejumlah proyek yang masuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN).

Setelah proses pengadaan tanah, Kementerian ATR/BPN juga berperan dalam memberikan hak atas tanah sebagai bentuk kepastian hukum. Selain itu, penyelesaian persoalan atau sengketa pertanahan yang berkaitan dengan proyek pengembangan panas bumi juga menjadi bagian dari dukungan kementerian.

“Proyek pengembangan geotermal ada yang masuk sebagai PSN dan berkategori untuk kepentingan umum. Karena itu, peran kami dimulai dari pengadaan tanah. Setelah selesai, kami memberikan hak atas tanah untuk memberikan kepastian hukum. Apabila terdapat sengketa pertanahan, kami juga berperan dalam penyelesaiannya,” jelas Deni.

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Kementerian ATR/BPN untuk terus meningkatkan kerja sama lintas kementerian dan lembaga, khususnya bersama Kementerian ESDM dalam mendukung pengembangan energi panas bumi.

Kolaborasi di bidang pertanahan dinilai penting untuk memastikan proyek-proyek geotermal dapat berjalan dengan dukungan kepastian hukum dan penyelesaian persoalan tanah yang efektif.

Kementerian ATR/BPN berharap sinergi tersebut dapat terus diperkuat sehingga turut mendukung percepatan pengembangan energi terbarukan sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Pengembangan panas bumi menjadi salah satu bagian penting dalam pemanfaatan sumber energi terbarukan di Indonesia. Melalui dukungan lintas sektor, proyek geotermal diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek hukum dan tata kelola pertanahan.