ATR/BPN Gandeng STPN Percepat Restorasi Arsip Pertanahan Pascabencana di Aceh Tamiang

Nasional28 Dilihat

MEDAN, AMNN.CO.ID – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggandeng Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) untuk mempercepat restorasi arsip pertanahan pascabencana di Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata Pertanahan–Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) oleh 30 taruna/i STPN. Mereka diterima secara resmi di Aula Adhiguna, Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara, Medan, Selasa (10/2/2026).

Kepala Biro Umum dan Layanan Pengadaan ATR/BPN, Awaludin, mengatakan keterlibatan taruna/i menjadi bagian penting dalam menjaga keberadaan dan keberlanjutan dokumen negara.

“Ketika membantu merestorasi arsip pascabencana, sejatinya para taruna ikut menjaga ingatan negara dan memastikan pelayanan pertanahan berjalan tertib, akuntabel, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Awaludin yang mewakili Sekretaris Jenderal ATR/BPN menjelaskan, pelaksanaan restorasi arsip dilakukan dengan lokasi kerja sementara di Kabupaten Langkat, yang berbatasan langsung dengan Provinsi Aceh. Ia menargetkan proses pemulihan dapat diselesaikan dalam waktu empat bulan.

Menurutnya, arsip pertanahan bukan sekadar tumpukan dokumen, melainkan memuat nilai sejarah, hak, serta aspek keadilan bagi masyarakat. Dalam program ini, taruna/i STPN akan membantu pemulihan arsip sepanjang kurang lebih 780,6 meter linier.

BACA JUGA:  Kasus Tanah 16,4 Hektare di Makassar Warisan Lama, ATR/BPN Netral dan Transparan

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Aceh, Arinaldi, mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam proses pemulihan wilayah Aceh dan Sumatera Utara pascabencana.

Ia menambahkan, selain restorasi arsip, pihaknya juga akan melaksanakan sensus pertanahan dengan melibatkan masyarakat untuk menghimpun kembali arsip yang tidak dapat diselamatkan serta melakukan verifikasi fisik bidang tanah.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara, Sri Pranoto, menyatakan komitmennya untuk mendampingi para taruna selama bertugas. Pendampingan tersebut mencakup pembimbingan teknis, pemberian ruang praktik, serta dukungan penuh agar pelaksanaan KKNP-PTLP berjalan optimal.

“Kami akan memastikan para taruna dibimbing secara maksimal agar memperoleh pengalaman praktik yang berkualitas selama bertugas di Sumatera Utara dan Aceh,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua STPN, Sri Yanti Achmad, menyerahkan bantuan dua unit alat ukur kepada Kanwil BPN Provinsi Aceh, yakni satu unit Total Station dan satu set Real-Time Kinematic Global Navigation Satellite System (RTK-GNSS). Bantuan tersebut diharapkan mendukung kegiatan pengukuran serta pemulihan data pertanahan di wilayah terdampak bencana.

BACA JUGA:  Pendaftaran Tanah Wakaf Naik Signifikan

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mego Pinandito, Kepala Kantor Pertanahan Kota Langsa Dedi Rahmat Sukarya, serta sejumlah pejabat administrator dan kepala kantor pertanahan kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Utara.