KKRA Ciamis Desak Pemerintah Buka Formasi PPPK untuk Guru RA Swasta

- Penulis Berita

Selasa, 29 Juli 2025 - 10:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Kabupaten Ciamis.

Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Kabupaten Ciamis.

Ciamis, AMNN.co.id – Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Kabupaten Ciamis mendesak pemerintah untuk segera membuka formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi guru Raudhatul Athfal (RA) swasta.

Desakan ini disampaikan menyusul minimnya jumlah guru RA swasta yang memperoleh status kepegawaian yang layak, meskipun telah lama mengabdi.

Ketua KKRA Ciamis, Lalis Lismaidah, mengungkapkan bahwa dari sekitar 1.600 guru RA di Kabupaten Ciamis, baru 394 orang yang sudah tersertifikasi. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 18 guru yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Mayoritas guru RA di Ciamis berasal dari lembaga swasta dan belum mendapatkan kesempatan yang setara untuk diangkat menjadi PPPK. Kami sangat berharap pemerintah membuka formasi PPPK khusus bagi mereka,” ujar Lalis, Selasa (29/7/2025).

Lalis menilai regulasi yang berlaku saat ini menjadi hambatan utama bagi guru swasta dalam memperoleh hak dan kesejahteraan yang sebanding dengan guru negeri.

Ia menyebut, banyak guru RA yang telah mengabdi lebih dari dua dekade namun belum juga memperoleh status PPPK karena keterbatasan regulasi.

BACA JUGA:  Disnakan Kembangkan Budidaya Ikan Lele dan Gurame, Perkuat Ekonomi Perikanan di Ciamis

“Seharusnya guru yang sudah puluhan tahun mengabdi bisa langsung diangkat menjadi PPPK. Tapi karena aturan yang ada, hal itu tidak bisa dilakukan,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah pusat maupun daerah segera meninjau ulang kebijakan terkait pengangkatan PPPK, agar tidak terjadi ketimpangan antara guru swasta dan guru negeri.

“Ke depan, kami ingin guru swasta diperlakukan setara, baik dari segi status kepegawaian maupun kesejahteraan,” pungkasnya. (PUTRI)

Beri Komentar

Berita Terkait

Gedung Kesenian Ciamis Jadi Panggung Hajatan Sastra Rumah Koclak
Stunting Masih Tinggi, Ciamis Hanya Berhasil Tekan 5,1 Persen dalam Setahun
Guru Penggerak di Ciamis Kehilangan Jalur Karier Setelah Program Dihentikan
Grand Design Wajib Belajar 13 Tahun: 1 Tahun Prasekolah Jadi Fondasi Generasi Emas
Jalan Sehat SDN 3 Kertasari, Wujud Kebersamaan Sekolah dan Orang Tua
UT Perkenalkan Sistem Belajar Jarak Jauh kepada Mahasiswa Baru
Festival Tunas Bahasa Ibu Digelar di Ciamis, Ratusan Siswa Ikut Berlomba
Bupati Ciamis Prihatin, 50 Kasus Kekerasan dan Pelecehan Seksual Terjadi di Awal tahun

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 01:45

Kementerian ATR/BPN Borong Dua Penghargaan di Baznas Award 2025

Kamis, 28 Agustus 2025 - 15:06

Wamen ATR/BPN Lantik Dosen Lektor STPN, Dorong Transformasi Ilmu Pertanahan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:55

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tegaskan Transformasi Layanan Pertanahan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:36

Dirjen ATR/BPN Dorong Percepatan RDTR AeroCity Banjarbaru untuk Kepastian Investasi

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:04

Menteri Nusron: Sawah Tidak Boleh Dialihfungsikan demi Jaga Ketahanan Pangan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:41

ATR/BPN Pastikan Sertipikasi Tanah Transmigrasi untuk Dukung Reforma Agraria

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 12:36

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid: Sertipikasi Tanah Wajib Didukung Pemda dan Desa

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 12:29

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Akan Kunjungi Maluku Utara, Bahas Sinergi Pertanahan dengan Pemda

Berita Terbaru

error: Content is protected !!