Ciamis, AMNN.co.id – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 5 Ciamis telah memasuki hari ketiga pada Rabu (16/7/2025).
Kepala Sekolah SMPN 5 Ciamis, Elan Suherlan, menyampaikan bahwa pelaksanaan MPLS tahun ini dikemas secara ramah anak dengan suasana yang menyenangkan dan membahagiakan bagi para peserta didik baru.
“Intinya, kami mengkondisikan supaya anak-anak senang dan bergembira dalam mengikuti MPLS. Harapannya, mereka merasa betah di sekolah dan siap untuk belajar,” ujar Elan saat ditemui.
Tercatat sebanyak 192 siswa baru mengikuti kegiatan MPLS tahun ajaran 2025/2026 ini.
Menurut Elan, antusiasme siswa terlihat dari kehadiran mereka yang datang lebih awal dari waktu yang ditentukan.
“Meskipun belum diterapkan jam masuk pukul 06.30 WIB, sebagian besar siswa sudah hadir sebelum waktu itu. Ini menunjukkan semangat yang luar biasa dari mereka,” tambahnya.
MPLS di SMPN 5 Ciamis berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat. Adapun kegiatan belajar efektif dijadwalkan akan dimulai pada Senin mendatang.
Materi MPLS diisi oleh para guru internal sekolah, serta narasumber dari luar seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) dan pihak kepolisian.
“Dari BNN, siswa diberikan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Ini penting karena usia SMP merupakan masa yang rawan untuk mencoba hal-hal negatif,” jelas Elan.
Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan tata tertib sekolah, cara belajar yang efektif, serta pengelolaan lingkungan sekolah yang baik.
Elan menambahkan bahwa meskipun tidak ada tantangan besar, keberagaman latar belakang siswa membuat proses adaptasi menjadi sedikit menantang.
“Karakter siswa berbeda-beda karena berasal dari berbagai sekolah dasar. Mereka datang membawa ego masing-masing. Tapi kami yakin, dengan pendekatan yang ramah dan humanis, semua bisa disatukan,” ungkapnya.
Elan berharap melalui MPLS ini, para siswa dapat mengenal lingkungan sekolah lebih dekat, memahami karakter guru-guru, serta menyesuaikan diri dengan budaya dan aktivitas di SMPN 5 Ciamis.
“Tujuan utamanya adalah membentuk kesiapan mental siswa untuk menghadapi aktivitas belajar sehari-hari di sekolah,” pungkasnya. (PUTRI)